Berita Pemkab Mahakam Ulu

Rumusan Forum Satu Data Mahulu Segera Rampung

Untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan melalui penyediaan basis data yang akurat, terpadu dan terpusat,

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Sekda Mahulu Stephanus Madang memimpin rapat koordinasi persiapan Forum Satu Data Mahakam Ulu yang berlangsung di ruang rapat Bappelitbangda, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan melalui penyediaan basis data yang akurat, terpadu dan terpusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar rapat koordinasi Persiapan Forum Satu Data Mahakam Ulu di Ruang Rapat Bappelitbangda, Rabu (24/11/2021).

Rakor dipimpin oleh Sekretaris Daerah Dr Stephanus Madang dan diikuti seluruh jajaran OPD di lingkup Pemkab Mahulu.

Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Bappeda Provinsi Kaltim dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kutai Barat.

Baca juga: Pemkab Siapkan Lahan untuk Mapolres Mahulu, Seluas 7 Hektare di Kecamatan Long Bagun

Dalam sambutannya, sekda mengatakan, kebutuhan data sangat penting.

Ini sesuai pasal 31 UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Perencanaan Pembangunan Didasarkan pada Data dan Informasi yang Akurat dan Dapat Dipertanggungjawabkan.

"Semua rumusan menggambarkan betapa penting arti data dan informasi dalam proses perencanaan maupun penyelenggaraan pemerintahan. Jadi, tolong OPD dalam rangka melaksanakn tugas bisa memahami segala regulasi yang di atur yang terkait dengan peranan tugas pokok," kata sekda.

Lebih lanjut disampaikannya, seluruh OPD diharapkan berperan aktif dalam pengumpulan, pengolahan dan identifikasi data.

Sekaligus dapat dipertanggungjawabkan juga sebagai bahan informasi dan pengambilan keputusan untuk pelaksanaan pembangunan.

"Teman-teman di OPD cukup menulis Perpres 39 tahun 2019 di pelajari dan diimplementasikan di OPD masing-masing. Saya berharap ke depan semua OPD sesuai dengan tupoksinya lintas sektoral ini sudah memperkuat data-data di OPD masing-masing," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Resmikan Gereja Katolik Santo Stefanus, Uskup Agung Samarinda Pimpin Misa dan Pemberkatan

Stephanus menambahkan, peran penting Forum Satu Data Mahakam Ulu, salah satunya menjadi wadah untuk menyepakati daftar data yang akan dikumpulkan serta menyepakati daftar data yang menjadi data prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Sustainable Development Goals (SDG’S/SPM).

"Pada November 2021 ini, kita sudah boleh melakukan perumusan kebijakan tata kelola satu data. Kemudian Desember pembentukan forum dan tata kerja, sehingga Januari seterusnya kita akan perkuat forum satu data ini dalam rangka mendukung pelaksanaan penyelenggaraan satu data Indonesia dan SPD berdasarkan peraturan kepala daerah," tutur Sekda.

Sementara dalam laporannya, Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Evalasi Bappelitbangda Jimmy Herman mengatakan, satu data Indonesia dimaksudkan untuk mengatur penyelengaraan tata kelola data yang dihasilkan oleh instansi pusat dan daerah.

Program ini untuk mendukung perencanaan evaluasi pengendalian pembangunan perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Memastikan Berjalan Sesuai Harapan, Bupati Mahulu Tinjau Progres Pembangunan Tiga Perkantoran

Oleh sebab itu, pemerintah daerah wajib menyediakan data dan informasi yang dikelola dalam sistem informasi dengan keterlibatan semua pihak.

"Rapat koordinasi Forum Satu Data Mahakam Ulu ini, kiranya nanti bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan. Tujuannya untuk menyampaikan masukan di dalam proses penyusunan data di Kabupaten Mahakam Ulu,” tuturnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved