Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Wabup Mahulu Ajak Anggota Korpri Lebih Disiplin

Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, M.Si, mengajak aparatur sipil negara (ASN) di Mahulu untuk berempati kepada masyarakat dengan cara melaksanakan

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun usai bertindak sebagai pembina upacara pada HUT ke-50 Korpri di Balai Adat Ujoh Bilang, Senin (29/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs. Yohanes Avun, M.Si, mengajak aparatur sipil negara (ASN) di Mahulu untuk berempati kepada masyarakat dengan cara melaksanakan tugas dan tanggung jawab dan bekerja sesuai ketentuan yang telah ditentukan.

"Itu berarti aturan serta kedisiplinan dalam hal kehadiran kerja harus ditingkatkan. Disiplin dan kehadiran haruslah menjadi napas setiap ASN dalam menjalankan fungsinya," tegas Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun saat memimpin apel memperingati HUT ke-50 Korpri di lingkungan Pemkab Mahulu yang dilaksanakan di Balai Adat Kampung Ujoh Bilang, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Wabup Mahulu Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas BPK

Menurut Wabup Yohanes Avun, para ASN juga harus menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya tepat pada waktunya.

"Hal ini saya sampaikan mengingat berakhirnya tahun anggaran 2021 sebentar lagi. Saya mengimbau seluruh pejabat OPD di Pemkab Mahulu agar jangan ada yang meninggalkan tempat," ujarnya.

Wabup menambahkan, dalam hal peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Korpri harus mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan sesuai dengan Panca Prasetya Korpri butir ke-3.

Baca juga: Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-50 Korpri, Wabup Mahulu Ajak Beri Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat akan sama dan optimal.

"Untuk mewujudkan hal tersebut maka ASN harus kuat, kompak, bersatu padu, memiliki kepekaan, tanggap dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi, berdisiplin, serta sadar akan tanggungjawabnya sebagai unsur aparatur negara dan abdi masyarakat, melalui pembinaan korps," tandasnya.

Pada akhirnya, tambah wabup, pembinaan jiwa korps PNS dimaksudkan untuk meningkatkan perjuangan, pengabdian, kesetiaan dan ketaatan PNS kepada negara kesatuan dan Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved