Berita Pemprov Kalimantan Timur

Jadi Perhatian Pemprov Kaltim, Beasiswa Kaltim Tuntas Juga Diperuntukkan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) yang disiapkan Pemerintah Provinsi Kaltim tidak saja berlaku dalam pendidikan formal, tetapi nonformal.

Editor: Diah Anggraeni
Humasprov Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat Pekan Kreatif 2021 di Samarinda, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) yang disiapkan Pemerintah Provinsi Kaltim tidak saja berlaku dalam pendidikan formal, tetapi nonformal.

Salah satunya, sektor ekonomi kreatif juga menjadi perhatian Pemprov Kaltim untuk mendapatkan fasilitas BKT.

"Untuk pariwisata yang ingin sertifikasi atau pendidikan bagi pelaku ekonomi kreatif, silakan dibantu BKT melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat Pekan Kreatif 2021 di Samarinda, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Disambut Meriah, Warga Desa Melintang Bahagia Dikunjungi Gubernur Isran

Bahkan, Wagub Hadi Mulyadi meminta pengelola BKT untuk tidak mengurangi skema sektor ekonomi kreatif yang terbagi dalam beberapa subsektornya sesuai pengajuan Dinas Pariwisata Kaltim.

"Apa yang disampaikan Ibu Kepala Dinas (Kadis Pariwisata Sri Wahyuni), dibantu ya Pak Anwar Sanusi (Kepala Disdikbud) melalui BKT, dipenuhi semuanya, jangan ada dikurangi," pinta orang nomor dua Benua Etam itu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan program instansinya pada tahun 2022 adalah program Bekal Kreatif (Beasiswa Sertifikasi Kompetensi bagi pelaku ekonomi kreatif).

Guna memuluskan program itu, Wahyuni mengakui dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim.

"Karena tahun ini kita masih merampungkan Pergub revisi untuk BKT, sehingga Bekal Kreatif bisa dilaksanakan tahun 2022," ujarnya.

Baca juga: Hubungkan Tiga Kabupaten, Gubernur Isran Tinjau Underpass FSP

Sri Wahyuni menyebutkan ada 6 subsektor yang menjadi target untuk program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi untuk pelaku ekraf di Benua Etam.

"Subsektor kuliner ada 3 skema, mulai dari barista, juru masak dan chef," sebutnya.

Selain itu, subsektor photografi untuk photografi muda, subsektor videografi untuk videografi editor, serta subsektor aplikasi dan permainan juga ternyata tumbuh dengan baik

"Nah ini beberapa subsektor yang secara khusus difasilitasi menjadi bagian dari BKT kita Pak Wagub," ungkap Wahyuni. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved