Rabu, 20 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Miliki 15 Inovasi Pelayanan di Paser, Posyandu Lolo Peroleh Predikat Terbaik Se-Kaltim

Posyandu Seratai Jaya, Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser,berhasil memperoleh predikat terbaik pada lomba Posyandu

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Foto bersama, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), bersama Pengurus Posyando Seratai, Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (13/12/2021).TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER- Posyandu Seratai Jaya, Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser,berhasil memperoleh predikat terbaik pada lomba Posyandu tingkat Provinsi tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021.

Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Lolo Nor Aisyiyah  menyampaikan, keberhasilan tersebut diraih berkat kerjasama semua pihak.

"Terima kasih untuk pengurus Posyandu, masyarakat, dan semua yang mendukung program-program Posyandu Seratai Jaya," ucapnya, Senin (13/12/2021).

Capaian kegiatan Posyandu Lolo menjadi penilaian penting tim juri pada lomba tersebut.

Diantaranya, memiliki program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), keluarga berencana, imunisasi, gizi, dan penanggulangan diare.

Baca juga: Pertamina Balikpapan Bekali Kader Posyandu Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan

Baca juga: 15 Inovasi Pelayanan, Posyandu Seratai Jaya Desa Lolo Wakili Paser Lomba Tingkat Kaltim

Baca juga: KPC Bangun Posyandu Lagi untuk Warga RT 37 Teluk Lingga

Terdapat 15 inovasi dari posyandu Lolo guna mendukung program tersebut, bertujuan menjadikan posyandu sehat, mandiri dan berkualitas.

Dengan visi, menjadikan balita sehat, cerdas, ceria dan bebas stunting.

"Bersama-sama mencegah stunting dengan meningkatkan kesadaran keluarga untuk membawa balitanya ke posyandu dan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat bagi warta sekitar," papar Aisyiyah.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga berupaya meningkatkan posyandu sebagai sentra pelayanan terpadu.

Bersama para kader posyandu Lolo, Aisyiyah terus menggalakkan pemberian ASI eksklusif dalam mencegah stunting.

Baca juga: Lakukan Refreshing Kader Posyandu di Desa Binusan, Puskesmas Nunukan Peroleh Keluhan Ini

Ditambah, meningkatkan kesadaran ibu memeriksa kehamilan, meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat, meningkatkan kerjasama dan kemitraan dengan masyrakat, serta meningkatkan strata posyandu dari madya menjadi posyandu mandiri sebagai posyandu percontohan.

"Semua kader, pengurus, Ketua PKK Kecamatan Kuaro, Camat, bidan yang membina kami, ke semuanya punya kontribusi membangun posyandu ini," tutup Aisyiyah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved