Virus Corona di Tarakan

Vaksinasi Jemput Bola di Tarakan, Sasar Warga yang Liburan ke Taman Berkampung

Kegiatan vaksinasi kembali digelar Badan Inteligen Negara Daerah atau Binda Kaltara menyasar masyarakat umum di tempat keramaian.

TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Kegiatan vaksinasi oleh pengunjung Taman Berkampung di Kelurahan Kampung Empat Kota Tarakan. TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Kegiatan vaksinasi kembali digelar Badan Inteligen Negara Daerah atau Binda Kaltara menyasar masyarakat umum di tempat keramaian.

Sabtu (11/12/2021) malam kemarin, kegiatan vaksinasi menyasar masyarakat yang datang ke Taman Berkampung, salah satu lokasi hiburan masyarakat Tarakan saat akhir pekan tiba.

Kegiatan vaksinasi dibuka sejak pukul 18.30 WITA dan mengerahkan puluhan petugas nakes.

Dikatakan Kabinda Kaltara, Brigjen TNI Andi Sulaiman, vaksinasi kali ini adalah wujud akselerasi dalam bentuk mendatangi tempat hiburan warga Tarakan.

“Seperti di Taman Berkampung di Kampung Empat. Kami manfaatkan momen ini, mereka sambil liburan sambil juga divaksin bagi yang belum divaksin,” ungkapnya.

Baca juga: Disdik Tarakan Belum Temukan Laporan Pelajar Positif Covid-19 di PTM SD dan SMP

Baca juga: Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Berikan Mobil Dinas ke Dokter Demi Kinerja Maksimal

Baca juga: Selama PPKM Level 2 di Tarakan, Satgas Covid-19 Bisa Tracing hingga 1.400 Sampel Tiap Hari

Andi Sulaiman menilai antusias masyarakat Tarakan ikut mengantre cukup tinggi. Melihat animo masyarakat pada dasarnya kata Kabinda Kaltara, mereka yang datang divaksin sebenarnya kekurangan waktu karena harus bekerja.

“Mereka ini refreshing sambil vaksin. Ini salah satu cara kami melakukan modifikasi supaya bagaimana masyarakat agar segera ikut vaksin bagi masyarakat yang tidak sempat datang ke tempat yang sudah dijadwalkan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, adapun vaksinasi dilakukan pada malam hari ini terhitung ketiga kalinya. Setelah menyasar kafe, kemudian pasar, kali ini menyasar taman hiburan di Tarakan.

“Malam minggu waktunya masyarakat ke taman-taman. Ini momennya tepat sekaligus untuk vaksin. Tempat yang mobilitasnya tinggi,” ujarnya.

Laporan yang masuk, dalam waktu pelaksanaan satu jam kegiatan vaksinasi di Taman Berkampung, sudah ada sekitar 200 orang mendaftar dan sebagian sudah disuntik vaksin.

Baca juga: Siapkan Pengadaan 200 Tabung Oksigen Antisipasi Ledakan Ketiga di Kota Tarakan

Artinya lanjut Kabinda,antusias masyarakat sebenarnya cukup tinggi dan memiliki kedasaran diri.

“Saya tanya kepada mereka, kenapa baru vaksin sekarang katanya sebelum-sebelumnya belum sempat karena sibuk. Makanya hal-hal ini yang harus kita peka, bagaimana bisa mangokomodir semua masyarakat di tengah kesibukannya,” beber Kabinda.

Ia melanjutkan, mengantisipasi varian baru dari luar negeri, pihaknya juga turut serta berkoordinasi dengan stake holder terkait mulai dari Dinkes, Beacukai dan Pemda Nunukan agar memperketat pintu masuk.

“Karena daerah ini potensi jadi pintu masuk, akses PMI yang masuk keluar dari Malaysia ke Indonesia. Mengantisipasi hal itu saya sudah sampaikan saat rapat Kominda kemarin agar semua masyarakat masuk Nunukan diperiksa dengan baik,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar mau datang melaksanakan vaksinasi. Karena vaksinasi ini kembali dirasakan oleh individu.

“Makanya vaksinasi ini untuk kekebalan tubuh, mencegah terjangkitnya ancaman Covid-19 itu sendiri. Dan sisi lainnya kan untuk persyaratan perjalanan baik jalan-jalan keluar atau haji dan umrah,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved