Berita Samarinda Terkini
Wawancara Terbuka Seleksi Pejabat Pemkot Samarinda Ditayangkan Streaming, Ini Kata Pengamat
Beberapa jabatan yang lowong kini bakal terisi setelah beberapa pejabat eselon di lingkup Pemkot Samarinda melamar
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Tepatnya Jumat (24/12/2021) malam hari ini, masih berlangsung live streaming via Youtube Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda terkait wawancara terbuka seleksi pejabat.
Beberapa jabatan yang lowong kini bakal terisi setelah beberapa pejabat eselon di lingkup Pemkot Samarinda melamar.
Wawancara sendiri dihadiri langsung Ketua Panitia seleksi (Pansel) Sugeng Chaerudin, Anggota Pansel Dr. Muariman, Prof. Juwardi dan Dr. Ali Fitri.
Peserta seleksi masing-masing diberi waktu 35 menit untuk memaparkan visi dan misi, ketika dipercaya nantinya menjabat atau memimpin di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lowong.
Baca juga: Pejabat Eselon IV di Samarinda Jadi Fungsional, Hak Akan Tetap Diberikan
Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Lantik 376 Pejabat Eselon IV Jadi Pejabat Fungsional
Baca juga: Dua dari Tiga Pelaku di Samarinda Ternyata Residivis, Kini Kembali Dipenjara Akibat Kasus Sabu
Meminta tanggapan Pengamat Hukum Universitas Mulawarman (Unmul), Herdiansyah Hamzah terkait wawancara terbuka ini, dia mengapresiasi Pemkot Samarinda menayangkan secara langsung jalannya seleksi dan wawancara.
Dia pun menjadi inisiator agar wawancara terbuka untuk publik ini terselenggara.
"Iya, memang saya yang usulkan. Tapi itu nggak perlu disoal. Yang jelas, menayangkan secara live streaming seleksi wawancara Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama ini, adalah wujud transparansi dan keterbukaan kepada publik," ungkap pengamat yang akrab disapa Castro, Jumat (24/12/2021) malam hari ini.
Wawancara terbuka ini, lanjut Castro juga sekaligus agar publik bisa melihat kualitas para calon (kepala dinas) atau peserta seleksi, apakah benar-benar mendalami dan memahami materi atau tidak.
"Jadi ada ruang penilaian juga yang lahir dari publik melalui wawancara terbuka ini. Dan ini kali pertama dilakukan dengan disiarkan secara live streaming melalui akun official pemerintah," sebutnya.
Dia juga menilai inovasi yang dilakukan Pemkot Samarinda dalam seleksi yang bisa dilihat secara langsung oleh publik ini, justru sudah on the track dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Tentunya keterbukaan juga mencegah adanya perilaku nepotisme yang dilakukan di lingkup Pemkot Samarinda, serta "titipan" jabatan.
"Salah satunya asas keterbukaan dalam seleksi penempatan pejabatan pemerintah. Harapannya agar publik bisa mengetahui kapasitas calon secara langsung. Ini juga sekaligus sebagai cara untuk meminimalisir politik transaksional jika dilakukan diruang terbuka," jelasnya.
Tentunya tidak hanya Pemkot Samarinda saja yang mebyelenggarakan keterbukaan informasi publik, tetapi OPD atau badan publik lain seharusnya juga ikut dalam keterbukaan informasi agar tidak ada lagi sengketa informasi.
Baca juga: Dimediasi Dishub Kota Samarinda, Penjemputan Ojol Disepakati 100 Meter dari Terminal Sungai Kunjang
Terlebih di pertengahan Desember 2021 baru saja, Pemkot Samarinda menerima anugerah anugerah peringkat pertama Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dari Komisi Informasi (KI) provinsi Kaltim.
"Sejalan saja berarti (keterbukaan Informasi), mudah-mudahan model wawancara terbuka ini bisa jadi contoh yang diikuti daerah-daerah lain," terang Castro.
"Kita dorong terus supaya standarnya dinaikin, keseriusannya juga dipertajam," sambungnya.
Sebagai informasi wawancara terbuka seleksi bisa di akses di live streaming akun Diskominfo Kota Samarinda : https://youtube.com/channel/UCjLsXWZbGA6J6g41bBnUXiA (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jalannya-wawancara-terbuka-seleksi-pejabat-yang-disiarkan-live.jpg)