Kamis, 9 April 2026

Berita Bontang Terkini

11 Sekolah Dasar di Bontang Belum Gelar PTM Terbatas

Masih tersisa 11 Sekolah Dasar di Bontang hingga kini belum melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas per Selasa (28/12/2021).

Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Pelaksanaan PTM terbatas di Sekolah Dasar Negeri 003 Bontang Selatan. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Masih tersisa 11 Sekolah Dasar di Bontang hingga kini belum melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas per Selasa (28/12/2021).

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikbud Bontang, Saparudin, Selasa (28/12/2021).

Dikatakan Saparudin, kesebelas sekolah dasar yang belum mengajukan PTM terbatas itu merupakan sekolah swasta.

Sementara untuk sekolah negeri seluruhnya telah menggelar PTM terbatas sejak sebulan terakhir.

"Tinggal beberapa sekolah swasta yang belum. Kalau yang negeri semua sudah PTM," beber Saparudin.

Baca juga: Polsek Barong Tongkok dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pantau Penerapan Prokes Saat PTM

Baca juga: Disdikpora PPU Boyong 4 Penghargaan dari LPMP, Salah Satunya Terbaik PTM se-Kaltim

Dijelaskan Saparudin, pihaknya tak bisa mengintervensi sekolah swasta untuk segera mengajukan PTM terbatas. Sebab itu merupakan otoritas masing-masing sekolah.

Sebab sekolah harus menyiapkan fasilitas prokes terlebih dulu sebelum mengajukan.

"Itu otoritas kembali ke pihak sekolah. Kita hanya menunggu. Kalau sudah siap prokesnya, maka kita siapkan," ujarnya lagi.

Namun ia berharap, sekolah yang belum PTM bisa segera mungkin mengusulkan.

"Biar siswa bisa cepat maksimal belajarnya," tutur Saparudin.

Diketahui, total sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjumlah sebanyak 83 sekolah. Untuk SMP sebanyak 27 sekolah dan SD 56 sekolah. 

Lebih lanjut, terkait munculnya instruksi baru terkait SKB 4 Menteri, tentu tataran daerah tinggal menyesuaikan aturan tersebut. 

Baca juga: PTM Terbatas di Kutai Barat Berjalan Aman dan Lancar, Tidak Ada Indikasi Kluster Baru Covid-19

Dikatakan Saparudin, saat ini memang dalam pelaksanaan PTM terbatas belum ditemukan adanya kasus yang terkonfirmasi Covid-19

Karena pihak sekolah intens melakukan skema pembatasan dan melakukan penjadwalan tatap muka. 

"Kita ikuti instruksi Pemerintah Pusat. Jika 2022 mendatang seluruhnya wajib maka Kota Bontang hanya tinggal menyesuaikan saja," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved