Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Bulog Bertekad tak Impor Beras hingga Akhir Tahun 2021, Serap Hasil Petani Lokal

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog berencana kembali menyerap produksi hasil petani Indonesia

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HP
Ilustrasi membeli beras Bulog di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Pemerintah melalui Perum Bulog dipastikan tidak akan mengimpor beras hingga akhir 2021 mendatang. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog berencana kembali menyerap produksi hasil petani Indonesia untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait kecukupan stok beras dalam negeri di Indonesia.

Selain untuk memupuk stok sebagai cadangan beras pemerintah, kegiatan penyerapan gabah atau beras petani dalam negeri ini juga menggerakkan perekonomian di tingkat petani.

Karena itu, pemerintah dipastikan tidak akan mengimpor beras hingga akhir 2021 mendatang.

Baca juga: Jadwal Panen Raya Agustus Sampai September 2021, Bulog Menjamin Tidak akan Impor Beras

Baca juga: NEWS VIDEO Tegaskan Tak Ada Impor Beras hingga Juni 2021, Jokowi: Hentikan Perdebatan

Baca juga: Akhirnya Jokowi Bicara, Ombudsman Cium Kejanggalan Rencana Impor Beras, Arahan ke Airlangga Hartarto

Bulog memastikan akan menyerap beras petani yang diperkirakan mencapai 1,2 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, ini tahun ke-3 secara berturut-turut pemerintah tidak melaksanakan impor tersebut.

"Keberhasilan kita dalam melakukan penyerapan beras dalam negeri tahun ini merupakan hasil kerja keras jaringan Bulog di seluruh Indonesia di tengah pandemi Covid-19," ujar Budi Waseso yang akrab disapa Buwas, dalam konferensi pers Kecukupan Stok Beras Nasional Jelang Tahun Baru, di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Penyerapan beras dalam negeri ini sangat membantu petani Indonesia yang kesulitan menjual beras mereka selama pandemi Covid-19.

"Juga mempertahankan prestasi pemerintah untuk tidak impor beras selama 3 tahun terakhir," lanjut Buwas.

Baca juga: NEWS VIDEO Waketum MUI Turut Tanggapi Rencana Pemerintah Impor Beras 1 Juta Ton

Lebih lanjut kata dia, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras nasional pada triwulan I 2022 sebesar 11,61 juta ton.

Dengan demikian, Bulog akan kembali menyerap produksi tersebut untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait kecukupan stok beras dalam negeri.

Selain untuk memupuk stok sebagai cadangan beras pemerintah, kegiatan penyerapan gabah atau beras petani dalam negeri ini juga menggerakkan perekonomian di tingkat petani.

Baca juga: Dulu Tangkap Susno Duadji, Kini Budi Waseso Ungkap 2 Pembantu Jokowi Dalang di Balik Impor Beras

"Sehingga dapat memulihkan roda perekonomian sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi selama pandemi Covid-19 ini," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 1,2 Juta Ton Beras Petani Akan Diserap, Bulog Pastikan Tak Akan Impor Hingga Akhir Tahun 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved