Berita Kaltim Terkini

Menkeu Sri Mulyani Yakin Harga Tanah di Kaltim Bakal Naik Imbas IKN Pindah, Pesan Ini ke Warga Lokal

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi lokasi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, Kamis (5/1/2022).

Editor: Heriani AM
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN SARI
Suasana Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (6/1/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi lokasi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, Kamis (5/1/2022).

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memberikan sejumlah update kabar terkait pemindahan ibukota negara dari DKI Jakarta ke Kaltim.

Selain membagikan kabar gembira bagi pemilik tanah, Menkeu Sri Mulyani juga mengingatkan soal pembangunan di Kaltim yang tidak hanya pembangunan fisik saja.

Dalam hal ini kualitas SDM di Kaltim dipastikan akan bergerak lurus dengan pembangunan infrastruktur.

Dalam kunjungannya, Menkeu Sri Mulyani menyebut harga tanah di Provinsi Kalimantan Timur bakal naik.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab pemerintah berencana memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

Baca juga: Sri Mulyani Kunjungi Lokasi IKN di Kaltim, Menkeu Ingatkan: Kalau Rakyatnya Tertinggal, Itu Ngenes

Harga tanah yang naik disebabkan karena pemerintah akan membangun sarana dan prasarana pendukung, seperti jalan tol.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo memberikan pemihakan luar biasa bagi Kalimantan Timur dalam persiapan membangun IKN.

"Karena sedang ada persiapan untuk pembangunan IKN, saya yakin harga tanah di sini sebentar lagi sudah naik semua," kata Sri Mulyani saat berada di Balikpapan, Rabu (5/1/2021).

Untuk itu, ia meminta para pemilik tanah di daerah calon IKN bisa merencanakan dengan matang, bagaimana kehidupan ke depan saat IKN pindah dari DKI Jakarta.

Sri Mulyani berharap, sumber daya manusia di calon IKN baru tersebut bisa terus ditingkatkan, sehingga peran perguruan tinggi menjadi sangat penting.

"Siapkan SDM-nya, ekonomi bisa maju karena infrastruktur, dibangun kantor, jembatan, tapi kalau rakyatnya tertinggal, itu ngenes. Tidak bagus dan tidak berkelanjutan," ujarnya.

Baca juga: IKN Pindah ke Kaltim, Menkeu Sri Mulyani Sebut Harga Tanah di Provinsi Kalimantan Timur Bakal Naik

Sementara itu, aset negara yang akan ditinggalkan di Jakarta akan tetap dikelola oleh pemerintah. Undang-Undang yang mengaturnya akan segera dirampungkan.

Aturan tersebut mencakup pelaksanaan proyek pemindahan IKN, pembiayaan, dan pemanfaatan aset-aset yang selama ini digunakan kementerian/lembaga di Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved