Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Forkopimda dan Masyarakat Adat Kutai Gelar Pertemuan Bahas Soal Warna Jembatan Kukar di Mapolres

apolres Kutai Kartanegara (Kukar), AKBP Arwin Amrih Wientama melaksanakan pertemuan bersama Bupati Kukar Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid,

Penulis: Aris Joni | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Suasana kegiatan rapat koordinasi soal warna jembatan Kukar di Mapolres Kukar, Kamis (13/1/2022). TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar), AKBP Arwin Amrih Wientama melaksanakan pertemuan bersama Bupati Kukar Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Dandim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Inf Charles Alling serta perwakilan masyarakat adat Kutai dari perkumpulan adat Remaong Kutai Berjaya.

Pertemuan dilaksanakan sekitar pukul 09.30 WITA di Ruang Tribrata lantai 2 Polres Kukar, pada Kamis (13/1/2022).

Pertemuan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat undangan dari Polres Kukar nomor: B/01/I/LIT.1/2022 pada tanggal 12 Januari 2022 perihal undangan rapat soal warna jembatan, yang mana dalam isinya berdasarkan surat dari DPP perkumpulan adat Remaong Kutai Berjaya Nomor: 036-AD/RKB-DPP/KT/I/2022 tanggal 6 januari 2022 perihal memperindah, mengecat jembatan-jembatan dan jam bentong yang ada di Kukar dengan cat warna kuning sakral oleh masyarakat adat Kutai.

Dari rujukan tersebut dalam surat itu, Polres Kukar mengundang untuk melakukan rapat koordinasi pembahasan perubahan warna Jembatan Kutai Kartanegara dan jam bentong.

Dari pantauan TribunKaltim.co, di lokasi suasana rapat dilakukan secara tertutup di ruangan. Sementara di depan ruangan dijaga ketat oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Klarifikasi soal Polemik Warna Jembatan Kukar

Baca juga: Pemkab Bahas Polemik Warna Jembatan Kukar, Bakal Diselesaikan di Kesultanan

Usai pertemuan, Kapolres Kukar, AKBP Arwin Amrih Wiemtama mengatakan, rapat tersebut membahas terkait rencana aksi damai dari Remaong Kutai Berjaya perihal warna Jembatan Kutai Berjaya.

"Pada prinsipnya kami tidak mengambil keputusan soal warna jembatan itu, karena bukan domain kami," ujarnya.

Tapi, kata dia, rapat tersebut pada dasarnya dilandasi dari laporannya ke Kapolda Kaltim dan Dir Intel Polda Kaltim, bahwa Polres Kukar menginisiasi kegiatan rapat tersebut dengan tujuan mendukung program pemerintah dalam hal menjaga kondusivitas daerah.

"Khususnya di wilayah Kukar, jangan sampai ada oknum tertentu atau pihak-pihak yang akan mencoba memperkeruh suasana atau kondusivitas," jelasnya.

Selain itu, ucapnya, dirinya juga tidak ingin dengan adanya aksi tersebut dapat berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19 varian Omicron.

Baca juga: Jadwal Keputusan soal Warna Jembatan Kukar, Pemkab dan Massa Aksi Sepakat Bermusyawarah

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved