Berita Paser Terkini
DP2KBP3A Paser Bakal Gandeng Pers Bentuk Forum Media Sayang Perempuan dan Anak
DP2KBP3A Kabupaten Paser bakal membentuk Forum Media Sayang Perempuan dan Anak Indonesia
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Kabupaten Paser bakal membentuk Forum Media Sayang Perempuan dan Anak Indonesia.
Hal itu sebagai upaya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dari tindak kekerasan, Jumat (21/1/2022).
Kabid Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan pada DP2KBP3A Paser, Kasrani mengatakan forum yang akan dibentuk merupakan mitra Pemerintah Daerah dalam program pemberdayaan perempuan.
"Forum itu juga nantinya juga sebagai mitra pemerintah untuk mengkampanyekan anti kekerasan terhadap anak," jelasnya.
Ia menilai, Kasrani pers memiliki peran penting dalam mempublikasikan program responsif (kesetaraan) gender yang saat ini sedang diupayakan Pemerintah Daerah.
Baca juga: Pemerhati Politik dan Hukum Kabupaten Paser Nilai Penamaan Nusantara untuk IKN Sudah Tepat
Baca juga: 31.600 UMKM di Kabupaten Paser Kalimantan Timur Bakal Dikembangkan Melalui Digitalisasi
Baca juga: Januari Ini, Kemenag Pastikan Belum Ada Pemberangkatan Jamaah Umrah dari Kabupaten Paser
Menurutnya, responsif gender merupakan upaya melibatkan lelaki dan perempuan dalam setiap program pemerintah dan pemberdayaan masyarakat.
"Untuk menyukseskan program ini, diperlukan peran media dalam mempublikasikannya," kata Kasrani.
Selain memberdayakan perempuan, DP2KBP3A Paser juga mengampanyekan anti kekerasan terhadap anak.
Diharapkan, dengan adanya forum tersebut, para wartawan diharapkan menjadi garda terdepan dalam melawan gerakan kekerasan terhadap anak.
"Melalui pemberitaan, kegiatan sosialisasi, dan kegiatan-kegiatan lainnya di forum itu, bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat," urainya.
Kemitraan dengan insan pers, sebagai bentuk sinergitas pemerintah dengan berbagai pihak dalam menyukseskan program responsif gender dan ramah anak.
"Bentuk komitmen tersebut, akan menjadi nilai dalam penilaian Penghargaan Parahita Ekapraya (APE)," tambah Kasrani.
Pada tahun 2021, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mendapat penghargaan APE kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia.
APE merupakan penghargaan yang diberikan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dinilai berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta memenuhi kebutuhan anak.
Baca juga: Vaksinasi Lansia di Kabupaten Paser Masih Rendah, Dinkes Target Akhir Januari Capai 60 Persen
Penghargaan tersebut, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam strategi pengarusutamaan gender.
"Kami targetkan forum ini terbentuk Februari dan semoga bisa dikukuhkan oleh Pak Bupati," tutup Kasrani. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dp2kbp3a-kabupaten-paser.jpg)