Berita Kukar Terkini
Mahasiswa dari Himmah Kukar Demo di DPRD, Tuntut Transparansi PI hingga Pemerataan Pendidikan
Belasan mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kutai Kartanegara (Himmah Kukar) menggelar demo di DPRD Kutai Kartanegara, Rabu (26/1/2022)
Penulis: Aris Joni | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Belasan mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kutai Kartanegara (Himmah Kukar) menggelar demo di DPRD Kutai Kartanegara, Rabu (26/1/2022).
Massa aksi tiba sekitar pukul 10.30 Wita dengan membawa spanduk bertulis "Himmah Kukar Bergerak #isback".
Humas Himmah Kukar, Dimas Aditya mengungkapkan, aksi yang dilakukan tersebut sebagai pengingat untuk pemerintah dan masyarakat Kukar bahwa Himmah Kukar telah kembali menjadi agen of control setelah beberapa lama vakum.
Oleh karena itu, untuk mengawali kembalinya Himmah Kukar, pihaknya melakukan gerakan dan aksi dalam mengangkat beberapa isu yang perlu diperhatikan dan menjadi skala prioritas pemerintah kabupaten Kukar.
Ia menjelaskan, tuntutannya yakni terkait dana partisipasi interest (PI) yang dianggapnya tidak ada transparasi dari pemerintah dan pihaknya meminta adanya penjelasan terkait dana PI tersebut.
Baca juga: Pandemi Covid-19, Mahasiswa Kukar Sebut Calon Mahasiswa Baru Perlu Diberikan Beasiswa
Baca juga: Usai Dikarantina 14 Hari di Hotel Grand Elty, Ratusan Pelajar Mahasiswa Kukar Ini Dipulangkan
Baca juga: Hari Ini 33 Mahasiswa Kukar Dilepas Usai Karantina di Hotel Elty Lesong Batu, Berikut Pesan Sekda
Kemudian kata dia, pemerataan pendidikan di Kukar, pasalnya ia berpendapat bahwa pendidikan di Kukar harus mendapatkan perhatian lebih agar dapat mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
"Kan ada sub-subnya, bisa dikembalikan ke subnya seperti untuk beasiswa," ungkapnya.
Ia menambahkan, pada poin terakhir yang menjadi permasalahan yang disorot adalah tentang kurangnya perhatian pemkab dengan kerusakan lingkungan di Kutai Kartanegara.
Ini yang menjadi keresahan, mulai dari perubahan iklim hingga ke permasalahan pembuangan limbah berbahaya dan pencemaran lingkungan lainnya.
"Terlebih banyaknya tambang illegal yang ada di wilayah Kukar," pungkasnya.(*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.