Berita Nasional Terkini
Bukan 2 Kali Sehari, Ini Pengakuan Penyedia Makanan Bagi Penghuni Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat
Polemik seputar kerangkeng manusia yang berada di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin, masih terus memanas
Untuk hari Minggu, Senin, Selasa dan Rabu ia memberikan makanan ikan basah.
Kemudian, Kamis tahu dan Tempe.
"Hari Jumat daging, kemudian hari Sabtu telur ayam," ungkapnya.
Baca juga: Akhirnya Komnas HAM Bongkar Fakta Baru Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Korban Meninggal Bertambah
Istri Terbit Rencana Peranginangin, Tiorita marah kepadanya bilamana memberikan makanan tidak sehat kepada penghuni kerangkeng.
"Kalau makanan ikan kemasan, ibu Tiorita langsung marah. Orang itu sakit harus dikasih makanan yang sehat," ucapnya.
Selain itu, kata dia Terbit Rencana Peranginangin dan istrinya juga memakan makanan sama, yang dimasak untuk penghuni kerangkeng.
"Makanan yang kami buat untuk pecandu juga dimakan oleh pak Terbit dan keluarga," ujarnya.
Sementara itu, Rupinih yang sudah 18 tahun bekerja dengan Terbit Rencana Peranginangin, juga menyatakan hal senada.
Di mana, selama memberikan makanan kepada para penghuni kerangkeng, tidak ada ikan ataupun sayur yang busuk.
Baca juga: Kerangkeng Manusia di Rumah Mantan Bupati Langkat, Komnas HAM: Merehabilitasi dengan Kekerasan
Semua, kata dia dalam keadaan segar.
"Saya sudah 18 tahun, dan memasak kepada mereka. Makanan bergizi. Sayur juga yang segar," ucapnya.
Rupinih juga mengaku, memberikan makan tiga kali sehari kepada para penghuni kerangkeng.
Terpisah, dalam laporan Migrant CARE, menyebut bahwa telah terjadi perbudakan modern di kediaman Terbit Rencana Peranginangin.
Di mana, para penghuni kerangkeng dipekerjakan secara paksa oleh Terbit.
Tidak hanya itu, Terbit Rencana Peranginangin juga diduga menyiksa para penghuni kerangkeng.
Baca juga: SIMAK PENGAKUAN Mengejutkan Keluarga Korban Meninggal di Kerangkeng Manusia Eks Bupati Langkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rumah-langkat.jpg)