Berita Balikpapan Terkini

Uang Nasabah Aman? Terkuak Sumber Dana yang Diselewengkan Staf Pegadaian di Balikpapan untuk Trading

Fakta baru seputar kasus karyawan Pegadaian di Balikpapan berinisial DS diduga selewengkan dana nasabah untuk trading dan keperluan pribadi terkuak. 

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Salah seorang pegawai Pegadaian Balikpapan berinisial DS yang tersandung kasus penyalahgunaan wewenang sebagai staf administrasi. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO - Fakta baru seputar kasus karyawan Pegadaian di Balikpapan berinisial DS diduga selewengkan dana nasabah untuk trading dan keperluan pribadi terkuak. 

Terkait sumber dana yang diselewengkan, pihak PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan memberikan klarifikasi.

Disampaikan, dana yang diselewengkan DS tersebut bukanlah uang nasabah, melainkan dana internal perusahaan.

Diberitakan sebelumnya, DS disinyalir menggunakan dana nasabah atau kreditur sejak tahun 2019 untuk kepentingan pribadi.

Baca juga: Staf Administrasi Pegadaian Balikpapan Rugikan Negara Rp 3,2 Miliar

Baca juga: Diduga Pakai Uang Nasabah untuk Trading, Staf Pegadaian Balikpapan Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Baca juga: Direktur SDM Pegadaian Tegaskan Rekrutmen Berbayar adalah Hoax

DS disangka memanipulasi keuangan yang berpotensi merugikan negara senilai Rp 3,2 miliar.

Manager Humas dan Protokoler PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Fariz Fauzan membantah bahwa uang tersebut merupakan uang nasabah.

Dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jumat (4/2/2022), Fariz menegaskan bahwa dana yang diselewengkan oleh oknum DS merupakan dana anggaran yang biasa digunakan untuk kepentingan internal perusahaan.

Staf Pegadaian Balikpapan berinisial DS sesaat digiring untuk dibawa dari Kejari Balikpapan ke Rutan Balikpapan, Kalimantan Timur pada Kamis (3/1/2022).
Staf Pegadaian Balikpapan berinisial DS sesaat digiring untuk dibawa dari Kejari Balikpapan ke Rutan Balikpapan, Kalimantan Timur pada Kamis (3/1/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

"Jadi dia modusnya itu memanipulasi anggaran. Kan kita punya macam-macam anggaran ya. Ada anggaran promosi, ada anggaran rapat, itu yang dimanipulasi sama DS," tegas Fariz.

"Kalau saat dia melakukan kecurangan itu adalah menggunakan dana nasabah, saya pastikan salah," imbuhnya.

Disinggung soal kerugian yang mencapai Rp 3,2 miliar, dia membenarkan.

Hanya saja, ia tak membeberkan lebih rinci pengeluaran anggaran yang telah diselewengkan.

Digunakan untuk trading

Lebih lanjut, ia turut mengamini soal dana yang digunakan oleh oknum DS sendiri untuk trading.

Namun, Fariz menduga tidak hanya digunakan untuk trading belaka, namun juga untuk keperluan pribadi lainnya.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved