Virus Corona
Perbandingan Efektivitas Vaksin Booster Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna untuk Tangkal Virus Corona
Yang mana paling efektif tangkal Virus Corona? cek perbandingan efektivitas Vaksin Booster Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna
Dengan jumlah efektivitas tersebut, vaksin Pfizer memiliki beberapa efek samping yang mungkin terjadi.
Setelah mendapatkan vaksin dosis ketiga ini, teman-teman bisa merasakan efek berupa nyeri otot di area suntikan, demam, hingga nyeri sendi.
Saat mengalami efek samping demam tinggi, lakukan konsultasi di pusat kesehatan.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kukar, dari 17 Pasien Positif Covid-19, Sebanyak 16 Orang Varian Omicron
2. Vaksin AstraZeneca
Dosis pertama vaksin AstraZeneca disebut bisa memberi perlindungan dari COVID-19 bergejala setidaknya selama 90 hari pertama.
Persentase perlindungan yang diberikan bisa berkisar 76 persen.
Sementara untuk pencegahan terjadinya COVID-19 yang membutuhkan rawat inap di rumah sakit, dosis pertama AstraZeneca ini disebut bisa memberi perlindungan hingga 100 persen.
Angka tersebut didapat berdasarkan uji klinis tahap 3 vaksin yang diunggah di The Lancet.
Bisa memberikan efektivitas sebesar itu, vaksin AstraZeneca juga memberikan beberapa efek samping.
Efek samping yang didapat cukup banyak seperti nyeri, kemerahan, gatal, dan pembengkakan di area suntikan.
Selain itu yang menerima suntikan vaksin ini juga bisa mengalami kelelahan, sakit kepala, meriang, hingga mual.
Bila terjadi dalam waktu lama, ada baiknya konsultasikan di pusat kesehatan.
3. Vaksin Moderna
Sejak dosis pertama, vaksin Moderna juga bisa memberi perlindungan hingga 80 persen atau berkisar 43,5-84,5 persen.
Setelah dosis pertama diberikan, perlindungan dari infeksi COVID-19 sudah di angka 69,5 persen.