Gubernur Isran Noor tak Hapus Honorer di Kaltim, Ribuan Gaji Non ASN Masih dari APBD

Gubernur Kaltim, Isran Noor, baru-baru ini memberikan pernyataan bahwa tidak akan menghapus tenaga honorer,

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
ILUSTRASI Pegawai Pemprov Apel di Kantor Gubernur Kaltim, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Gubernur Kaltim, Isran Noor, baru-baru ini memberikan pernyataan bahwa tidak akan menghapus tenaga honorer, Senin (7/3/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Isran Noor, baru-baru ini memberikan pernyataan bahwa tidak akan menghapus tenaga honorer.  

Sekitar ribuan pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkup Pemprov Kaltim yang gajinya dalam ditanggung APBD.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Sadudin kepada TribunKaltim.co di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Dia mengatakan, hingga kini pihaknya masih mempekerjakan lima ribu lebih non ASN ini, dan tersebar di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltim.

Baca juga: Secercah Harapan Tenaga Honorer dari Gubernur Kaltim Isran Noor

Baca juga: Tenaga Honorer Bisa Diangkat Jadi CPNS, Simak Kriteria dan Proses Seleksinya Berikut Ini

Baca juga: Isran Noor Tegaskan Tak akan Ada Penghapusan Tenaga Honorer di Pemprov Kaltim Seperti Rencana Pusat

"Tepatnya 5.872 orang. Itu jumlah per akhir 2021," sebutnya, Selasa (8/3/2022).

Angka itu, belum termasuk total pegawai honorer yang mengabdikan diri di sektor pendidikan. 

Lebih dari 4.111 orang bekerja di sektor tersebut, mencakup guru dan tenaga kependidikan berstatus honorer. 

Meski demikian, pegawai honorer di sektor pendidikan bakal berkurang. 

Baca juga: Janjikan Tak Ada Penghapusan Tenaga Honorer di Kaltim, Isran Noor: Saya Pertahankan dengan Cara Saya

Sebabnya, kata Saduddin ada sebagian pegawai-pegawai yang telah lolos dalam jalur seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Yang ada itu kan masih data selama 2021. Selama 2021 juga ada seleksi PPPK, ribuan formatnya,” lanjut Saduddin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved