Kamis, 9 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Walikota Andi Harun Kembali Tangkap Jukir Liar di Pasar Pagi Samarinda

Walikota Samarinda, Andi Harun pada Rabu siang (16/3/2022) secara mendadak terlihat di kawasan Pasar Pagi

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Walikota Samarinda, Andi Harun melakukan sidak di kawasan Pasar Pagi dan Pasar Segiri kota Samarinda, Rabu (16/3/2022). Andi Harun mendapati jukir liar beroperasi di sekitar jalann Gajah Mada Pasar Pagi dan telah menangkap yang bersangkutan untuk ditertibkan. TRIBUNKALTIM.CO/HO/Satpol PP Kota Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDAWalikota Samarinda, Andi Harun pada Rabu siang (16/3/2022) secara mendadak terlihat di kawasan Pasar Pagi, setelah sebelumnya sempat singgah di Pasar Segiri Samarinda.

Siang itu pada pukul 11.00 WITA, saat berada di Pasar Pagi, Walikota Andi Harun diketahui sedang melakukan peninjauan mendadak terhadap kondisi parkir di tepi jalan Gajah Mada.

Ditemui di balai kota, orang nomor satu di Samarinda itu memberi keterangan tinjauan dadakannya itu berawal saat ia menemukan petugas Dinas Perhubungan yang biasa berjaga di sekitar Pasar Segiri tidak berada di tempat.

Sedangkan ada beberapa kendaraan roda dua yang terparkir di tepi jalan Pahlawan yang biasanya dilarang untuk memarkirkan kendaraan.

“Saat saya lewat di Pasar Segiri saya melihat kurang lebih ada tiga kendaraan yang parkir di tepi jalan, akhirnya saya mampir, dan tidak ada petugas Dishub di lokasi itu,” tuturnya menceritakan.

Berawal dari temuan itu walikota kemudian memutuskan untuk meninjau kawasan Pasar Pagi di tepi jalan Gajah Mada.

Baca juga: Temukan PKL dan Jukir Liar Kembali ke Tepian Mahakam, Satpol PP Samarinda Akan Perketat Penjagaan

Baca juga: Jadwal Penerapan e-Parking di Samarinda, Gaji Jukir Naik Rp 2,1 Juta per Bulan

Baca juga: Penerapan E-Parking di Samarinda Masih Sepi, Jukir Akui Warga Belum Miliki Aplikasi E-Money

Sesampainya di lokasi, ia menemukan beberapa kendaraan roda dua terparkir di depan barrier beton pembatas dan di saat yang sama ada juru parkir yang mengatur kendaraan disitu.

Pemerintah Kota Samarinda memang telah melarang kendaraan diparkir di Pasar Pagi tepi jalan Gajah Mada dan memindahkannya ke halaman parkir Dermaga Mahakam Ilir.

Setelah turun dari mobil dinasnya, Andi Harun yang berpakaian putih dan tanpa pengawalan mendapati seorang yang belakangan diketahui, sebagai jukir liar yang tengah mengatur kendaraan di area yang dilarang parkir tersebut.

“Saya melihat tukang parkirnya, saya suruh kejar dan akhirnya ditangkap, kemudian saya hubungi Satpol PP agar orang ini di-BAP,” terangnya melanjutkan.

Saat ditanya walikota, jukir yang memakai rompi biru dan topi berlambang Dinas Perhubungan itu mengaku mengetahui bahwa kawasan tersebut dilarang untuk dijadikan tempat parkir.

Apalagi ia menarik uang parkir dari pengunjung pasar yang telah memarkirkan kendaraannya di tempat yang dilarang tersebut.

“Saya sempat menanyakan kepada dia (jukir) bahwa ia mengaku ada setoran yang diduga dari oknum Dinas Perhubungan,” ujar Andi Harun.

Berdasarkan temuannya siang itu, mantan wakil ketua DPRD Provinsi Kaltim ini telah memanggil Kepala Dinas Perhubungan dan juga telah menyerahkan hasil BAP terhadap jukir liar yang ia dapati di lapangan.

Terutama terkait dugaan adanya kong kalikong antara oknum Dishub dengan petugas parkir liar itu yang ia minta untuk ditindak lanjuti secara serius oleh instansi yang bersangkutan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved