Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Diluar Dugaan Rusia, Taktik Tabrak Lari Ukraina Berhasil Serang Balik Pasukan Vladimir Putin

Perang Rusia dengan Ukraina hingga kini belum menunjukkan adanya tanda-tanda akan terjadi gencatan senjata

Tayang:
FADEL SENNA / AFP
Sebuah tank Ukraina terlihat di ibukota Ukraina Kyiv pada 24 Maret 2022. Majelis Umum PBB pada 24 Maret 2022, mengadopsi resolusi baru yang tidak mengikat yang menuntut penghentian "segera" perang Rusia di Ukraina. Di markas besar PBB di New York, 140 negara memberikan suara mendukung, 38 abstain dan lima memilih menentang tindakan tersebut, dengan tepuk tangan meriah setelahnya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perang Rusia dengan Ukraina hingga kini belum menunjukkan adanya tanda-tanda akan terjadi gencatan senjata.

Bahkan, pada update perang Rusia vs Ukraina hari ini, tentara Ukraina dinilai berhasil menahan laju tentara Rusia.

Tidak hanya mampu menahan gempuran tentara Rusia, namun tentara Ukraina juga berhasil membalas balik serangan.

Dengan kondisi tersebut, Rusia dinilai semakin mengalami kemunduran dan sulit untuk meraih kemenangan.

Sudah lebih satu bulan invasi Rusia, Ukraina sejauh ini telah menjungkirbalikkan perkiraan.

Walaupun kalah jumlah di hampir setiap sisi--tank, pasukan, pesawat terbang--pasukan Ukraina yang dibantu para warga relawan telah menahan militer Rusia di banyak tempat.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina Bawa Dampak ke Indonesia, Satgas Pangan Polri: Harga Sembako Naik

Baca juga: Perintah Vladimir Putin, Rusia Harus Menang Perang Lawan Ukraina pada 9 Mei, Hari Bersejarah

Baca juga: Pegang Bukti Keterlibatan AS, Rusia Sebut Laboratorium Biologi Ukraina Kembangkan Bakteri Jenis Baru

Ukraina memang sudah kehilangan wilayah, terutama di bagian selatan sekitar Crimea, yang sudah diduduki dan dianeksasi Rusia pada 2014.

Tetapi tujuan awal Moskwa untuk dengan cepat merebut ibu kota Kyiv dan kota-kota besar lainnya, serta memaksa pemerintah Ukraina untuk mengundurkan diri, jelas telah gagal.

Gelombang peperangan memang masih bisa berbalik melawan Ukraina.

Pasukannya kian kekurangan rudal anti-tank dan anti-pesawat yang dipasok Barat untuk menghalau pergerakan pasukan Rusia.

Banyak pasukan reguler Ukraina yang paling berpengalaman di timur negara itu berisiko dikepung, diisolasi, dan dimusnahkan.

Dan dengan seperempat penduduk negara itu telah mengungsi, mereka yang tinggal bisa jadi akan menyaksikan kota-kota mereka diubah menjadi gurun distopia oleh gempuran artileri dan tembakan roket tanpa henti Rusia.

Baca juga: Sampai Kapan Perang Rusia - Ukraina akan Berlangsung? Prediksinya, Langkah Zelensky dan Putin

Namun terlepas dari faktor-faktor tersebut, pasukan Ukraina sudah mengungguli Rusia dalam perang ini di sejumlah faktor.

Pekan ini juru bicara Departemen Pertahanan AS, John Kirby, mengatakan bahwa militer Ukraina mempertahankan daerah-daerah di negara mereka dengan "sangat cerdas, sangat gesit, sangat kreatif", seperti dilansir dari Kompas.com.

Jadi apa sebenarnya rahasia kesuksesan mereka?

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved