Ramadhan

Ketua MUI Kaltim Ingatkan Sucikan Diri dan Maksimalkan Ibadah Saat Ramadhan

Hujan tak menyurutkan semangat jamaah menyambut bulan Ramadhan, dengan melakukan salat Isya dan salat Tarawih berjamaah

Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
TAUSIYAH SALAT TARAWIH- Ketua Umum Majelis Ilama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur menyampaikan tausiyaj dihadapan jemaah salat tarawih di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Jalan Slamet Riyadi Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (2/4/2022).TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Hujan tak menyurutkan semangat jamaah menyambut bulan Ramadhan, dengan melakukan salat Isya dan salat Tarawih berjamaah di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Jalan Slamet Riyadi Kota Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (2/4/2022).

Sebelum tarawih Tausyiah dari Ketua Umum MUI Kalimantan Timur KH Muhammad Rasyid.

Ia mengingatkan jangan sia-siakan bulan Ramadhan, maksimalkan ibadah dan berbuat kebaikan.

"Sungguh orang beruntung yang menyucikan jiwanya dan sungguh rugi jika orang mengotori diri di bulan Ramadhan.

Setan menggoda manusia untuk mengotori diri dan mengganggu pendirian iman manusia.
Maka dengan kehadiran bulan Ramadhan merupakan siklus syariah.

Allah menginginkan kita dalam keadaan fitrah dengan beribadah sebulan.Nanti kita kembali pada hari yang suci saat Idul Fitri," kata Ketua Umum MUI Kalimantan Timur.

Baca juga: SIMAK Bacaan Niat Puasa Ramadhan 1443 dalam Tulisan Arab, Latin Lengkap dengan Artinya

Baca juga: Saf Salat Boleh Rapat, MUI Kaltim Ajak Umat Islam Ikuti Fatwa dan Manfaatkan Momentum Ramadhan

Baca juga: Wagub Kaltim Sampaikan Pesan Jelang Bulan Ramadhan, tak Lupa Ingatkan Prokes Covid-19

Pada bulan Ramadhan KH Muhammad Rasyid juga mengutarakan Ini makna hadis Rasulullah yakni antara shalat 5 waktu 1 shalat dengan shalat selanjutnya itu merupakan upaya penyucian dosa.

"Kalau ada sisa antara Jumat dengan Jumat selanjutnya maka dihabiskan antara Ramadhan dengan Ramadhan.

Selama bukan dosa besar maka dosa kecil bisa dihapuskan dengan rajin salat 5 waktu, salat Jumat maka dihapus dosa kecilnya.

Maka jika taubatan nasuha bersungguh sungguhlah. Karena pintu surga terbuka dan pintu neraka tertutup di hulan Ramadhan," ungkapnya .

Pasca kultum Ketua MUI Kaltim, dilakukan salat Tarawih tarwih 20 rakat dan witir 3 rakat dipimpin imam ustad Abulrahman Al Hafid, berikut doa bersama dan niat berpuasa serta kegiatan tadarus membaca al quran. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved