Ramadhan

Kemenag Balikpapan Tetapkan Kadar Zakat Fitrah di Kota Minyak Rp 45 Ribu per Jiwa

Kementerian Agama Balikpapan menetapkan kadar zakat fitrah dan fidyah tahun 2022 atau 1443 Hijriah, tertinggi sebesar Rp 45 ribu dan Rp 60 Ribu

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan, Johan Marpaung. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kementerian Agama Balikpapan menetapkan Kadar Zakat Fitrah dan fidyah tahun 2022 atau 1443 Hijriah, tertinggi sebesar Rp 45 ribu dan Rp 60 Ribu.

Penetapan zakat berdasarkan UU RI Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan. 

Selain itu, ia pun mengacu pada Peraturan Menteri Agama RI Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif. 

Termasuk pula mempergunakan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan Nomor 03 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan zakat fitrah.

"Menentukan Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah khusus wilayah Kota Balikpapan, perlu adanya penetapan Kepala Kantor Kemenag," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Balikpapan Johan Marpaung, Sabtu (9/4/2022).

Baca juga: Kadar Zakat Fitrah 2022 di Kutim Disepakati Berubah dari Tahun Lalu, Berikut Nominalnya

Baca juga: Kadar Zakat Fitrah di Bontang Tahun 2022, Per Jiwa Rp 42 Ribu atau 2,5 Kg Beras

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot dan Kemenag Tetapkan Kadar Zakat Fitrah di Kota Samarinda Tahun Ini

Hasil penetapan Kadar Zakat Fitrah dan fidyah, disosialisasikan melalui Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan kepada masyarakat.

Kadar Zakat Fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang memiliki kelebihan nafkah pada hari dan malam Idul Fitri, baik untuk dirinya maupun untuk orang yang menjadi tanggungannya.

Sedangkan zakat fidyah adalah pengganti bagi umat muslim yang tidak sanggup menjalankan puasa karena sesuatu hal yang dibenarkan oleh Syar'i.

Adapun penetapan itu berdasarkan kadar nilai zakat fitrah dalam wilayah Kota Balikpapan Tahun 1443 H / 2022 M dan masukan dari perwakilan lembaga keagamaan serta organisasi kemasyarakatan Islam.

Disebutkannya, untuk kadar nilai zakat fitrah Tahun 1443 H / 2022 M dibayar dengan beras yang dikonsumsi sehari-hari masyarakat di mana besarannya 3 kilogram per jiwa. 

Baca juga: NEWS VIDEO Masyarakat Paser Antusias Tunaikan Kewajiban Bayar Zakat Fitrah

Apabila zakat fitrah dinilai dengan uang seharga beras, maka nilainya harga beras tertinggi sebesar Rp 45 ribu per jiwa.

"Kemudian, harga beras pertengahan sebesar Rp 39 ribu per jiwa serta harga beras terendah sebesar Rp 33 ribu per jiwa,” urainya.

Sementara itu, untuk kadar nilai fidyah di wilayah Kota Balikpapan dibayar uang kategori I dengan nilai minimal Rp 60 ribu per jiwa atau per hari. Kemudian kategori Il dengan nilai minimal Rp 30 ribu per jiwa atau per hari. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved