Ramadhan
Surati BPOM Kaltim, Dinkes Berau akan Gelar Sidak di Pasar Ramadan dalam Pekan Ini
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi mengaku telah mengirim surat ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kaltim, untuk melakukan uji sa
Penulis: Renata Andini Pengesti |
“Banyak bermunculan produsen rumahan, sehingga sangat penting bagi pemerintah untuk memastikan keamanan produk tersebut,” ucapnya.
Politikus Partai NasDem ini menegaskan, jangan sampai ada oknum pedagang yang ingin mengambil banyak untung, tetapi tidak mempedulikan kualitas dagangan miliknya.
Lebih parah lagi, jika ada yang sengaja menggunakan bahan berbahaya sebagai campuran dagangannya.
“Ini kan menjadi bahaya, kesehatan masyarakat jadi terancam,” tuturnya.
Baca juga: Sayur Sup dan Sayur Asam Paling Diminati di Pasar Ramadhan di Masjid Jami Baabul Hafazah Samarinda
Mantan Kepala Kampung Gurimbang ini menuturkan, Dinkes Berau bisa menggandeng Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kalimantan Timur untuk melakukan inspeksi.
Apabila nantinya ada temuan bahan-bahan berbahaya di dalam makanan, Dinkes tentu bisa memberikan peringatan, edukasi atau bahkan sanksi tegas kepada pedagang yang bersangkutan.
“Gandeng semua pihak terkait, intinya kesehatan masyarakat harus diutamakan,” imbuhnya.
Selain itu, pedagang juga dimintanya untuk lebih menjaga kebersihan makanan yang dijual.
Baca juga: Pasar Ramadhan 2022 di Tenggarong Kukar Ramai, Konsumen Kepincut Harga Hemat
Begitu pula masyarakat diminta selektif memilih makanan yang ingin dikonsumsi, untuk menjaga kesehatan masing-masing. Supaya tidak ada anggota keluarga yang sakit disebabkan konsumsi makanan tidak terjamin kesehatannya.
“Saat pembukaan pasar Ramadhan beberapa waktu lalu pedagang memang sudah rapi. Walaupun sebagian sudah ada yang menggunakan sarung tangan dalam pelayanan tapi masih banyak yang terbuka,” jelasnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.