Ramadhan

Awasi Pembayaran THR untuk Tenaga Kerja, Disnaker Samarinda Akan Buka Posko Pengaduan

Dalam rangka pengawasan terhadap kewajiban pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi tenaga kerja, Disnaker Samarinda akan membuat posko pengaduan

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Dinas Tenaga Kerja kota Samarinda akan membuka layanan posko pengaduan bagi karyawan dan pekerja terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pada lebaran tahun 2022 ini. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dalam rangka pengawasan terhadap kewajiban pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi tenaga kerja, Disnaker Samarinda akan membuat posko pengaduan.

Posko pengaduan yang akan disediakan di kantor Dinas Tenaga Kerja, Jalan Basuki Rachmat, kota Samarinda itu akan melayani aduan dan laporan dari karyawan, pegawai dan tenaga kerja perusahaan perihal pembayaran THR pada Bulan Ramadhan tahun ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Samarinda, Wahyono Hadi Putro menjelaskan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2022, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap proses pemberian THR kepada tenaga kerja di Samarinda tahun ini.

"Kita akan membentuk tim monitoring pelaksanaan pembayaran THR di kota Samarinda, selain itu kami juga membentuk posko pengaduan, nanti ada petugas yang menangani laporan terkait hal itu," ucap Wahyono, Selasa (19/4/2022).

Posko pengaduan dibuka mulai hari ini, Selasa (19/4/2022), yang akan menerima laporan tenaga kerja jika ada permasalahan atau kendala di perusahaan tempat mereka bekerja dalam proses pembayaran THR ini.

Baca juga: Mendagri Minta Pemda Percepat Bayar THR Bagi ASN, Paling Lambat 10 Hari Sebelum Lebaran

Baca juga: Inilah Rincian Lengkap Besaran THR dan Gaji ke-13 PNS dan PPPK 2022, Berikut Jadwal Pencairannya

Baca juga: Anggaran THR ASN Penajam Paser Utara Capai Rp 15 Miliar Lebih

Laporan yang diterima dari para pekerja akan ditindak lanjuti oleh Disnaker melalui komunikasi dengan perusahaan yang bersangkutan agar dapat mengakomodasi THR bagi karyawan seperti yang sudah ditentukan dalam PP dan Permenaker nomor 6 tahun 2016.

Sebagaimana diketahui pemberian THR merupakan kewajiban bagi setiap perusahaan kepada karyawan atau pegawainya menjelang hari raya Idul Fitri.

Sesuai PP yang berlaku, pembayaran THR selambat-lambatnya H-7 sebelum lebaran dan dibayarkan sejumlah satu bulan gaji pekerja.

Disnaker kota Samarinda juga akan menerbitkan surat edaran terkait ketentuan pembayaran THR ini yang tertuju kepada setiap badan usaha atau perusahaan yang ada di Samarinda.

"Jadi surat edaran itu kurang lebih sama dengan SE yang turun dari kementerian untuk memberitahukan kepada perusahaan-perusahaan agar menjalankan kewajiban pembayaran THR," jelas Wahyono.

Baca juga: Kabar Terbaru Pencairan THR bagi ASN Berau, Begini Penjelasan Kepala BPKAD

Kemudian dalam monitoring yang akan dilakukan, Disnaker juga akan memberikan surat kesanggupan membayar THR kepada beberapa perusahaan untuk memastikan pelaksanaan kewajiban tersebut.

Wahyono mengungkapkan seperti tahun-tahun sebelumnya di Samarinda sendiri relatif tidak banyak kendala yang dilaporkan pekerja terkait penyaluran THR dari perusahaan.

Kecuali pada tahun 2020 karena dampak Covid-19, dimana sebagian perusahaan saat itu tidak sanggup membayar THR sesuai ketentuan, namun sejak tahun 2021, kondisi sudah kembali pulih dan membaik.

"Perusahaan saya kira juga sudah tahu bahwa ini kewajiban yang harus ditunaikan, tentu kita inginnya karyawan dan pekerja itu bisa dibayarkan THR-nya sesuai ketentuan," sebut Wahyono. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved