Berita Regional Terkini
Perbaiki Mesin Perahu, Ayah dan Kakek Lepas Kontrol, Bocah Alfiat Terjatuh ke Laut
Hendak memerbaiki mesin perahu yang rusak, ayah dan kakek tak memerhatikan bocah Alfiat (4) yang ikut dalam perahu itu.
TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Hendak memerbaiki mesin perahu yang rusak, ayah dan kakek tak memerhatikan bocah Alfiat (4) yang ikut dalam perahu itu.
Saat posisi perahu berat sebelah, Alfiat terjatuh ke laut dan hilang sekitar dua jam sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Setelah ditemukan jenazah Alfiat dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sedangkan sang ayah Budi (35) dan kakek Mahfud (60) selamat.
Kasat Polairud Polres Cianjur AKP Heri Zanuar Prihadi mengatakan, M Alfat (4) ditemukan meninggal dunia setelah perahu yang ia tumpangi bersama ayah dan kakeknya terbalik.
Baca juga: NEWS VIDEO 9 Orang Diduga Tewas, Perahu Nelayan Indonesia Tenggelam di Perairan Australia
Baca juga: Satu Korban Tenggelam di Perairan Teluk Adang Ditemukan, Jasad Terjebak Dalam Kapal Terbalik
Baca juga: Berkaca pada Kasus Manusia Perahu di Berau dengan Modus Pakai Bendera Indonesia
Insiden perahu terbalik terjadi di Dermaga Babakangarut, Kampung Babakangarut RT 05/05, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Selasa (3/5/2022).
Sementara Alfat ditemukan setelah dua jam pencarian dalam keadaan meninggal dunia.
Kronologi berawal saat perahu mesin yang ditumpangi ketiganya akan menuju kolam jaring apung, Kapal itu dikemudikan Mahfud.
Saat di perjalanan, mesin perahu mati karena ada kendala di baling-baling perahu.
Mahfud menuju pinggir perahu dan berniat memperbaiki baling-baling tersebut.
"Mahfud memperbaiki baling-baling dan berada di pinggir perahu. Sementara, Budi pun berniat mau membantu Mahfud. Perahu pun miring ke pinggir dan berat sebelah," ujar Kasat Polairud Polres Cianjur AKP Heri Zanuar Prihadi, Selasa (3/5/2022).
Baca juga: Video Kapal Terbalik di Sangkulirang Kutim Viral, Camat Beberkan Kronologinya
Akibatnya, perahu yang ditumpangi tiga orang tersebut terbalik.
"Ayah dan kakeknya memperbaiki baling-baling, sementara anak tersebut tidak terawasi dan akhirnya perahu terbalik," katanya.
Hampir dua jam pencarian dengan dibantu Tim SAR Gabungan dan warga, bocah tersebut ditemukan di lokasi perahu terbalik keadaan meninggal dunia.
Jasad korban pun dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk diperiksa lebih lanjut. (*)
