Ekonomi dan Bisnis

Dampak Kebijakan Pelonggaran Memakai Masker, Pedagang Merasa tak Berpengaruh

Dampak kebijakan pelonggaran pemakaian masker bagi masyarakat di area kawasan publik.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
ILUSTRASI Warga tetap memakai masker di area publik Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Sabtu (21/5/2022) sore. Pemerintah telah mengumumkan aturan pelonggaran penggunaan masker di luar ruangan, sejumlah pedagang masker mengaku omzet penjualan masker sampai saat ini masih tetap stabil. TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO 

TRIBUNKALTIM.CO - Dampak kebijakan pelonggaran pemakaian masker bagi masyarakat di area kawasan publik.

Bagi pedagang masker atas kebijakan tersebut, merasa tidak berpengaruh, dianggap masih dalam keadaan stabil.

Meski pemerintah telah mengumumkan aturan pelonggaran penggunaan masker di luar ruangan, sejumlah pedagang masker mengaku omzet penjualan masker sampai saat ini masih tetap stabil.

Seperti diungkapkan Dini (26), pedagang masker di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Baca juga: Alasan Epidemiolog Minta Warga Tak Turuti Jokowi Soal Lepas Masker di Ruang Terbuka

Baca juga: Pelonggaran tak Pakai Masker, Satgas Ingatkan Pandemi Covid-19 di Kaltim Belum Berakhir

Baca juga: Ikut Intruksi Jokowi, Tim Satgas Bontang Bolehkan Warga Lepas Masker Saat di Luar Ruangan

Menurutnya, omzet jualan maskernya tetap stabil, walaupun sudah ada aturan soal pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka.

"Sejak pertama kali pemerintah menetapkan Indonesia di tahap pandemi Covid-19 dan sampai hari ini omzet tidak menurun, masih tetap stabil. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat mengalami kenaikan," kata Dini kepada Wartakotalive.com, Sabtu (21/5/2022).

Dini mengatakan, alasan pelanggan tetap membeli masker karena banyak yang merasa memakai masker sudah menjadi sesuatu kebiasaan.

Dalam artian, ketika seseorang tidak memakai masker, kerap merasakan terdapat sesuatu kewajiban yang dilupakan.

"Pelanggan bilangnya ada sesuatu yang kurang kalau tidak pakai masker saat keluar rumah," kata Dini.

Hal serupa disampaikan Nina (32), yang merupakan pedagang masker di kawasan Bulak Klender, Kelurahan Klender, Jakarta Timur.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved