Berita Balikpapan Terkini

Tak Ada CPNS Mundur di Balikpapan, BKPSDM Ingatkan Soal Blacklist

Pemerintah Kota Balikpapan memastikan tidak ada peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah lolos seleksi tahap akhir

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan memastikan tidak ada peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah lolos seleksi tahap akhir.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada CPNS kita yang mengkonfirmasi mengundurkan diri,” kata Yuyun, Selasa (31/5/2022).

Wanita yang akrab disapa Yuyun itu mengatakan, jika ada yang mengundurkan diri, maka tidak dapat mengikuti pengadaan penerimaan CPNS tahun berikutnya atau kena blacklist.

Pelamar akan terkena blacklist. Hal itu dijelaskan dalam Pasal 54 ayat 2 Permen PANRB No 27 tahun 2021.

Baca juga: Ratusan PPPK dan CPNS Mengundurkan Diri, MenPAN-RB Tjahjo Kumolo Ungkap Alasannya

Baca juga: INILAH Sanksi dan Denda Bagi CPNS yang Mengundurkan Diri, Ada yang Bisa Didenda hingga Rp100 Juta

Baca juga: Banyak CPNS Mengundurkan Diri, Berikut Bentuk Sanksi dan Upaya untuk Menggantinya

“Kalau untuk status CPNS bila mengundurkan diri tidak terkena sanksi, namun data yang bersangkutan terecord tidak dapat mengikuti peneriman CPNS di tahun berikutnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, publik sedang dihebohkan dengan kabar ratusan CPNS yang lolos seleksi dan akan ditetapkan malah mengundurkan diri.

Setidaknya, data terbaru Badan Kepegawaian Negara mencatat ada sekitar 100 orang CPNS mengundurkan diri dari total 112.513 yang lolos seleksi dan memulai tahap penetapan.

Dari 100 orang itu, paling banyak CPNS mengundurkan diri pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yakni 11 orang.

Kemudian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan masing-masing sejumlah enam orang.

Baca juga: Ratusan CPNS Mengundurkan Diri Terancam Sanksi hingga Denda, BKN Sebut Rugikan Negara

Menurut BKN, ratusan CPNS itu mundur dengan bermacam alasan. Salah satunya karena gaji dan tunjangan yang diterima tak sesuai ekspektasi. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved