Berita Paser Terkini

Tingkatkan PAD, Bapenda Paser Pasang 17 Unit Tapping Box di Sektor Usaha Wajib Pajak

Mempermudah pelayanan dan pengawasan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bapenda Paser memasang tapping box atau alat perekam transaksi

TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Paser, Abdul Basyid saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/6/2022). Tingkatkan PAD Bapenda Paser pasang 17 unit tapping box di sektor usaha wajib pajak. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Mempermudah pelayanan dan pengawasan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bapenda Paser memasang tapping box atau alat perekam transaksi.

Pemasangan tapping box dilakukan  disejumlah objek wajib pajak, seperti hotel, restoran dan rumah makan, Rabu (22/6/2022).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Paser, Abdul Basyid menyampaikan sebelumnya sudah ada 2 unit alat catatan transaksi yang dipasang.

"Toatal ada 17 unit tapping box, namun sebelumnya kita sudah lakukan pemasangan 2 unit di salah satu hotel dan restoran. Sementara di tahun ini, ada 15 tapping box yang pemasangannya sudah selesai," terang Abdul Basyid.

Pemasangan tapping box, kata Abdul Basyid bertujuan untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah yang bersumber dari objek wajib pajak, serta transparansi transaksi.

Baca juga: Berpotensi Tambah PAD, BKAD Paser Bakal Jual Aset Kendaraan Pemda yang Tak Terpakai

Baca juga: Ingatkan Potensi Kebocoran PAD, DPRD Balikpapan Desak Pemasangan Tapping Box

Baca juga: Genjot PAD di Tengah Pandemi, Komisi II DPRD Balikpapan Dorong Pemasangan Tapping Box di Setiap Cafe

"Untuk pemasangan kita lakukan di 6 hotel, sementara untuk 9 lainnya dipasang di restoran dan rumah makan," tambah Abdul Basyid.

Semua tapping box itu bersumber dari BPD Kaltimtara, hasil kerjasama dengan Pemda Paser. Adapun pemasangannya, mayoritas tersebar di Kecamatan Tanah Grogot dan Kecamatan Kuaro.

"Ada 16 unit di Kecamatan Tanah Grogot, sementara 1 unitnya kita pasang di Kecamatan Kuaro. Pemasangannya di tempat usaha yang prioritas dan ramai pengunjung," beber Abdul Basyid.

Abdul Basyid meyakini, adanya tapping box itu tentunya hotel maupun restoran lebih transparan dalam transaksi yang dilakukan, hingga berdampak pada peningkatan PAD Kabupaten Paser.

Hal itu dikarenakan, sistem dalam tapping box tersebut dapat dipantau langsung oleh petugas Bapenda Paser, hingga sampai pada pendapatan usaha wajib pajak secara langsung.

Baca juga: Tingkatkan PAD, Pemkab Paser Bakal Lelang Sisa 3 Kendaraan Dinas yang Belum Laku Terjual di 2021

"Kami bisa memantai langsung transaksi di unit usaha melalui alat itu, jadi bisa dihitung berapa pajak yang akan diterima setiap bulan sebagai pendapatan daerah," beber Abdul Basyid.

Pajak dari sektor usaha hotel, rumah makan dan restoran di Kabupaten Paser sebesar 10 persen. Penerimaannya berdasarkan laporan dari wajib pajak ke BPD Kaltimtara sebagai pemegang rekening kas daerah.

Abdul Basyid berharap, ke depannya akan ada penambahan unit tapping box untuk mencakup unit usaha di kecamatan lainnya.

"Kami berharap tiap tahun ada penambahan unit seperti daerah lainnya yang sudah menerapkan, dengan begitu dipastikan akan berpengaruh pada peningkatan PAD Paser," pungkas Abdul Basyid.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved