Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Sekda Kukar Hadiri Pertemuan DPD RI, Sunggono Berharap Masalah Kelistrikan Teratasi

Sekda Kukar Sunggono menghadiri kunjungan kerja DPD RI. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut aspirasi dan keluhan-keluhan masyarakat terkait listrik.

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Sekda Kukar Sunggono saat menyampaikan data terkait pemasalahan listrik di Kukar kepada DPD RI. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono menghadiri kunjungan kerja (kunker) Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Ruang Tepian II, Kantor Gubernur Kaliman Timur (Kaltim), Samarinda, pekan tadi.

Komite II DPD RI yang dipimpin Wakil Ketua Lukky Semen dengan anggota Aji Mirni Mawarni, Alexander Franciscus, Adilla Aziz, TGH Ibnu Khalil, Habib Hamid Abdullah, serta Anna Latuconsina itu, diterima Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi di lantai II kantor gubernur tersebut.

Baca juga: BIAN Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Layanan Tersedia di Fasilitas Kesehatan hingga Sekolah

Kehadiran tujuh anggota DPD RI ke Kaltim tersebut untuk menindaklanjuti aspirasi dan keluhan-keluhan masyarakat terkait dengan daerah-daerah yang belum teraliri listrik, sehingga menghambat roda perekonomian masyarakat di Kaltim.

Wagub Hadi mengapresiasi rombongan Komite II DPD RI yang intens menyerap aspirasi dan masukan terkait daerah-daerah yang belum teraliri listrik, sehingga nantinya dapat ditemukan solusi. "Ada daerah-daerah tertentu, PLN tidak mungkin membangun jaringan karena penduduknya sedikit. Hal seperti ini harus dirumuskan dan dicarikan solusinya,” pinta Wagub.

Sementara Lukky mengatakan, Komite II DPD RI langsung bekerja, bergerak cepat sebagai komite atau kelengkapan untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

"Kami berharap mendapat masukan sekaligus mencarikan solusi untuk mengatasi daerah-daerah tertinggal yang belum teraliri listrik khususnya di Kabupaten Paser, PPU, Kukar, Kubar, Mahakam Ulu, dan Berau,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Kukar Minta Camat dan Kepala Desa Selaraskan Skala Prioritas Pembangunan

Sementara Sunggono mengatakan, Kukar yang terdiri dari 193 desa, 44 kelurahan, dan 20 kecamatan dengan luas wilayah 27.263,10 kilometer persegi. Sampai saat ini masih ada 17 desa yang belum teraliri listrik.

Pada 2020, Pemkab Kukar telah bekerjasama dengan Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), khususnya jurusan listrik untuk membantu membuat kajian yang berkenaan dengan 17 desa yang belum teraliri listrik.

Dari hasil kajian Polnes tersebut, kata Sunggono, ada dokumen dan data 17 desa yang tidak teraliri listrik dan apa saja yang harus dilakukan termasuk seperti apa posisi masyarakatnya.

"Kami berharap pemerintah pusat merespons keterangan data-data dan dokumen yang nanti kami berikan ini,” harapnya. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved