Berita Balikpapan Terkini

Program Ketahanan Pangan Picu Sengketa Lahan, Warga Manggar Balikpapan Protes ke Kodam VI/Mulawarman

Warga RT 37 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Balikpapan menggugat Kodam VI Mulawarman atas dugaan klaim sepihak sebidang lahan

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Sejumlah warga RT 37, Manggar, Balikpapan Timur, Balikpapan yang menyerukan protes lantaran dugaan klaim sepihak dari Kodam VI/Mulawarman, Jumat (8/7/2022). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Warga RT 37 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Balikpapan menggugat Kodam VI Mulawarman atas dugaan klaim sepihak sebidang lahan di kawasan Kelurahan Manggar.

Dimana pihak Kodam VI Mulawarman diketahui telah menggusur beberapa tanaman dan patok lahan warga untuk persiapan lahan guna merealisasikan program ketahanan pangan.

Hal tersebut diketahui dari adanya pemasangan patok tertanda milik Kodam VI/Mulawarman yang dibubuhi tulisan "Lokasi Hanpangan Kodam VI/MLW".

Baca juga: Pendapatan Sektor Wisata di Balikpapan Capai Rp 2 M hingga Akhir Juni 2022

Warga yang telah lama menetap di kawasan tersebut merasa terganggu dan menganggap bahwa demikian menjadi upaya pengusiran paksa dari Kodam VI/Mulawarman.

Ketua RT 37 Kelurahan Manggar, Samuel Sandasenga memperkirakan sekitar 70 persen dari wilayahnya yang dicaplok oleh Kodam VI/Mulawarman.

"Sementara yang digusur Kodam ini seluas 15 hektar. Padahal disitu ada 9 Kepala Keluarga," cetusnya, Jumat (8/7/2022).

Disamping itu, Ketua Forum Warga RT 37, Yohanis Nani menambahkan, dasar yang dimiliki oleh warga ini berupa Surat Keterangan Pengelolaan Lahan ditambah segel IMTN.

Baca juga: Hingga Juni 2022, Pendapatan Sektor Wisata di Balikpapan Capai 50 Persen dari Target Tahunan

Kata dia, sebagian besar warga bahkan sudah memiliki sertifikat. Sementara sisanya, diakui Yohanis, belum bersertifikat lantaran tak memiliki cukup biaya demi mengurus sertifikat.

Namun begitu, ia menegaskan, RT 37 Manggar telah menghuni kakawasan tersebut secara turun temurun sejak 1960 silam. Hal ini dibenarkan oleh Samuel selaku pejabat RT.

Dimana hingga kini, kata Samuel, sedikitnya ada 93 KK yang terdaftar di RT 37 Manggar, Balikpapan Timur.

"Yang awalnya ini RT 3 dulu, setelah pemekaran demi pemekaran, menjadi RT 7 sampai sekarang jadi RT 37. Kelurahannya tetap Kelurahan Manggar. Tidak ada perubahan," tegas Samuel lagi.

Baca juga: Tertinggi se-Kaltim, Angka Covid-19 di Balikpapan Capai 19 Kasus yang Didominasi PPLN

Dirinya menekankan, persoalan lahan yang turut diklaim milik Kodam VI Mulawarman, sejatinya berlokasi di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Sebagaimana dalam SK Gubernur Kaltim Nomor 004/DA/1977.

Dirinya menilai, langkah yang dilakukan Kodam VI/Mulawarman tidak dapat dibenarkan mengingat tidak adanya dasar konkrit penggunaan lahan RT 37 sebagai tempat program ketahanan pangan.

Dikonfirmasi, Pangdam VI Mulawarman melalui Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Inf. Taufik Hanif menjelaskan bahwa lahan tersebut milik Kodam VI/Mulawarman yang dihibahkan oleh Gubernur Kaltim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved