Idul Adha

Pegadaian Balikpapan Bagi-bagi 300 Paket Daging Kurban, untuk Sekuriti Sampai Petugas Kebersihan

sasaran dari penerima daging kurban adalah pekerja anak perusahaan Pegadaian yang terdiri petugas keamanan atau sekuriti

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Januar Alamijaya
HO/Pegadaian
Joko Suryanto, Kepala Departemen Manajemen Risiko Pegadaian Kanwil IV Balikpapan menyerahkan daging kurban kepada penerima manfaat pada Minggu (10/7/20202) di Idul Adha kali ini Pegadaian Balikpapan kembali melakukan kurban dan membagikan tak kurang dari 300 paket daging 

Tak hanya pelaksanaan pembagian daging kurban yang mengikuti protokol kesehatan, hewan kurban yang disembelih juga dipastikan sehat dari penyakit kuku dan mulut (PMK) yang saat ini tengah mewabah.

"Sapi kurban yang kami beli kami peroleh dari salah seorang karyawan kami juga dan sudah dipastikan aman dan sehat," imbuhnya.

Andi Zulfahri pemilik Arung Farm Jalan Minangkabau Kilometer (Km) 4 Balikpapan yang memasok sapi kurban tersebut menerangkan, sapi kurban didatangkan dari Bone Sulawesi Selatan.

Sebelum diberangkatkan ke Balikpapan sapi kurban yang dijual dikarantina terlebih dahulu di daerah asal selama 14 hari dan menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Setelah dinyatakan bebas PMK baru kami berangkatkan," katany.

Berkat jaminan itu pula, 200 sapi kurban yang disiapkan tahun ini ludes terjual. Meski harga yang dipatok lebih mahal dari sebelumnya, tak mempengaruhi animo permintaan. Ya, proses karantina kontan menambah biaya perawatan sehingga mempengaruhi harga jual.

"Dari rata-rata Rp18 jutaan per ekor sekarang Rp21 jutaan," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved