Idul Adha

Pegadaian Balikpapan Bagi-bagi 300 Paket Daging Kurban, untuk Sekuriti Sampai Petugas Kebersihan

sasaran dari penerima daging kurban adalah pekerja anak perusahaan Pegadaian yang terdiri petugas keamanan atau sekuriti

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Januar Alamijaya
HO/Pegadaian
Joko Suryanto, Kepala Departemen Manajemen Risiko Pegadaian Kanwil IV Balikpapan menyerahkan daging kurban kepada penerima manfaat pada Minggu (10/7/20202) di Idul Adha kali ini Pegadaian Balikpapan kembali melakukan kurban dan membagikan tak kurang dari 300 paket daging 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari Raya Idul Kurban 1443 H diisi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) IV Balikpapan dengan membagi-bagikan daging kurban.

Pembagian daging kurban dilakukan pada Minggu (10/7/2022),

Kali ini sasaran dari penerima daging kurban adalah pekerja anak perusahaan Pegadaian yang terdiri petugas keamanan atau sekuriti, sopir dan cleaning service.

Selain itu warga sekitar serta petugas kebersihan jalan juga mendapatkan manfaat daging kurban yang dibagi-bagikan oleh Pegadaian Kanwil IV Balikpapan.

Total ada 300 paket daging kurban yang dibagikan oleh Pegadaian Balikpapan di Idul Adha tahun 2022.   

Baca juga: PKB Sebar Kurban ke Penjuru Nusantara, di Subang Jawa Barat Dapat Jatah 1 Sapi dan 14 Kambing

Berdasarkan rilis yang diterima TribunKaltim,co, Kepala Departemen Manajemen Risiko Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Joko Suryanto, menerangkan, total empat ekor sapi disembelih dalam perayaan Idul Adha tahun ini.

Dihimpun dari 28 Shohibul Qurban yakni orang yang berniat berkurban dan mengerjakannya yang tak lain pegawai Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, kantor area dan kantor cabang.

"Pelaksanaan kurban digelar sejak pukul 09.00 Wita diawali penyembelihan. Kami juga mengundang para Shohibul Qurban untuk menyaksikan secara langsung. Bagi yang tidak bisa hadir tentu kami minta keikhlasannya tapi kami juga melakukan video call agar Shohibul Qurban tetap bisa menyaksikan dari jauh," terang Joko.

Jumlah hewan kurban tahun ini, lanjut Joko,  sebanding dengan tahun lalu.

Bahkan sejak Covid 19 mewabah tahun 2020 lalu. Itu artinya, pandemi Covid-19 tidak mengendurkan ibadah.

"Justru sejak pandemi jumlah hewan yang dikurbankan bertambah," katanya.

Bedanya, jika selama Covid-19 jumlah panitia pelaksanaan kurban dibatasi termasuk waktu pembagian diatur untuk menghindari kerumunan, kali ini dilakukan dengan semangat kebersamaan. Namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan.

Baginya, terutama para Shohibul Qurban, Iduladha dimaknai sebagai wujud ketakwaan dan meneladani Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS. Sekaligus wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki.

"Kami berharap berbagi dengan berkurban menular kepada yang belum dimampukan dan bagi penerima mendapat manfaat," ucapnya.

Baca juga: Masjid Darul Falihin Samarinda Kurban Idul Adha 30 Sapi, Usung Ekonomi Kerakyatan

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved