Breaking News

News

Putin Bak Macan Ompong, Kini Berbalik Posisi Zelenskyy Menang Telak dari Rusia, Beri Sanjungan AS

Usai perang Rusia vs Ukraina terjadi selama 4,5 bulan, kini Zelenskyy menang telak dari Rusia karena bantuan AS, Putin bak macan ompong.

(AFP/ERIC BARADAT & PAVEL GOLOVKIN)
Presiden As, Joe Biden dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Usai peperangan Rusia vs Ukraina terjadi selama 4,5 bulan. Kini, Zelenskyy menang telak dari Putin karena bantuan militer Amerika Serikat dan saat ini, Putin bak macan ompong. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perang Rusia vs Ukraina makin memanas dan hingga kini belum mencapai puncak penyelesaian.

Pasalnya selama 4,5 bulan perang Rusia vs Ukraina terjadi, Putin selalu mengungguli Zelenskyy dalam pertempuran sengit.

Namun kali ini, dalam perang Rusia vs Ukraina, Putin bak macan ompong lantaran kini posisi Zelenskyy menang telak dari Rusia karena adanya pasokan bantuan militer dari Amerika Serikat, beri sanjungan pada pemerintahan Joe Biden.

Diketahui bahwa Amerika Serikat telah mengirimkan bantuan militer pada Ukraina.

Baca juga: Angkat Topi untuk AS, Awan Kelabu Menyelimuti Rusia, Kali Ini Ukraina Menang atas Serangannya

Salah satu bantuan militer yang diberikan oleh Amerika Serikat, yaitu roket canggih yang dikenal sebagai HIMARS .

Sebagaimana dilansir dari voanews, pejabat Amerika Serikat dan Ukraina mengatakan bahwa sistem roket Amerika Serikat yang diberikan ke Ukraina memiliki dampak besar dalam perang melawan Rusia.

Sistem roket itu mampu membantu pasukan Ukraina untuk menahan militer Rusia di wilayah Donbas timur.

Pada Jumat (15/7/2022), salah seorang pejabat senior militer Amerika Serikat memberikan pendapatnya tentang roket canggih tersebut.

Baca juga: Dapat Senjata Berat dari Amerika Serikat, Ukraina Mulai Percaya Diri Serang Rusia

"Sistem roket yang dipasok Amerika Serikat  yang dikenal sebagai HIMARS memiliki efek yang sangat, sangat signifikan dalam perang melawan Rusia," katanya dikutip dari voanews, Jumat (15/7/2022).

Juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina, Oleksandr Motuzianyk, juga menyoroti peran yang dimainkan oleh sistem roket jarak jauh HIMARS itu.

"Dalam beberapa minggu terakhir, lebih dari 30 fasilitas logistik militer musuh telah dihancurkan,

Akibatnya potensi serangan pasukan Rusia telah berkurang secara signifikan," kata Motuzianyk.

Roket yang dipasok Amerika Serikat itu lebih tepat sasaran daripada artileri era Soviet Ukraina

Dan memiliki jangkauan yang lebih jauh, memungkinkan Ukraina untuk mencapai target Rusia lebih jauh dari garis depan.

Sebagian besar pertempuran di Ukraina saat ini berpusat di wilayah Donbas timur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved