Rabu, 29 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Ditinggal Suami Berdinas, Seorang Wanita di Palaran Samarinda Nyaris jadi Korban Asusila

Ditinggal dinas oleh sang suami ke Banjarmasin, LY (34) nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh orang tidak dikenal

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
LY (jilbab hitam) saat melakukan pelaporan ke Mapolsek Palaran di dampingi Korlap TRC PPA Kaltim Jovanca Silalahi, Selasa (19/7/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ditinggal dinas oleh sang suami ke Banjarmasin, LY (34) nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Kejadian ini terjadi di kediaman korban yang berada di Jalan Borneo, RT 24, Kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (17/7/2022) lalu.

Kepada TribunKaltim.co, ibu tiga anak ini bercerita bahwa kala itu waktu menunjukan Pukul 05.30 Wita saat dirinya hendak menjalankan salat subuh.

Tiba-tiba telinganya menangkap suara gaduh dari arah depan rumah.

Baca juga: 2 Gadis di Bawah Umur Jadi Korban Asusila, Istri Bujuk Korban Masuk Kamar dan Suami Eksekusi

Baca juga: Unit P2TP2A Lakukan Pendampingan Korban Asusila di Loa Kulu Kukar, Korban di Bawah Umur dan Hamil

Baca juga: Kronologi Wanita Penderita Gangguan Mental di Berau jadi Korban Asusila Temannya Sendiri

"Tapi saya pikir hanya suara angin karena memang lagi mendung. Jadi lanjut persiapan salat saja," terang LY saat dijumpai Selasa (19/7/2022).

Namun lagi-lagi suara kegaduhan piring terbanting dari bagian dapur memaksa dirinya beranjak dari persiapan salat subuhnya.

Ketika pintu kamar terbuka, alangkah terkejutnya, sebab sesosok pria yang tak dikenal berdiri tepat di depan pintu.

Di antara syok dan gemetar Ia secara refleks berupaya menutup kembali pintu, namun pria yang diperkirakan berusia 25 tahun tersebut juga terus memaksa untuk membuka pintu.

Tidak lama berselang, pria tersebut berlari keluar, namun bukan untuk melarikan diri tetapi hanya mematikan lampu dan kembali berupaya memasuki kamar pribadi LY.

Baca juga: Korban Asusila di Balikpapan Didominasi Anak-anak

Dalam keadaan gelap gulita, duel antara LY dan pria tersebut tidak terelakan.

Dengan sekuat tenaga, LY terus berupaya bertahan dengan mengayunkan kepalan tangan entah ke arah mana.

Apalagi di dalam kamar tersebut terdapat dua anak LY yang masih berusia 5 dan 7 tahun yang sedang bersembunyi di balik selimut.

"Saya juga kena pukul pada bagian wajah, kaki dan badan. Tapi saya sempat menggigit tangan dia," terangnya.

Hampir payah, dalam penglihatan yang sudah buram akibat mengalami lebam pada bagian mata, dirinya berhasil menggapai besi panjang yang juga Ia ayunkan dan berhasil membuat si terduga menyerah lalu melarikan diri.

"Saya enggak tahu kena apanya. Tapi ada bekas darah dia (terduga pelaku) di kasur," bebernya.

Kasus ini sendiri sudah dilaporkan ke Polsek Palaran dengan pendampingan dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kalimantan Timur (Kaltim).

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved