Berita Nasional Terkini
Citayam Fashion Week: Disambangi Kak Seto Hingga PDIP Usulkan Anies Baswedan Pindahkan ke TIM
Simak informasi seputar Citayam Fashion Week, disambangi Kak Seto hingga PDIP usulkan Anies Baswedan pindahkan ke TIM.
TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar Fashion Week Citayam.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPAI) Seto Mulyadi alias Kak Seto menyambangi Fashion Week Citayam.
Kak Seto datang langsung ke kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, lokasi fashon week Citayam digelar pada Sabtu, (23/7/2022).
Hingga PDIP usulkan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan pindahkan Fashion Week Citayam ke Taman Ismail Marzuki (TIM).
Selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: Giat Remaja Citayam Fashion Week di Jakarta dalam Pandangan Polisi
"Kalau adik-adik di sini kami liat sebagai orang yang penuh dengan potensi, kreativitas, serta ide-ide cemerlang, khususnya di bidang fashion," tutup Kak Seto di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2022).
Pantauan wartawan Wartakotalive.com dilokasi sekira pukul 18.45 WIB, Kedatangan Kak Seto ke Dukuh Atas dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada hari ini.
Kak Seto mengatakan, fenomena Citayam Fashion Week telah memasuki daerah-daerah lain.
"Sudah ada di Malang kok saya dengar, mereka mengikuti Citayam Fashion Week ini, bahkan juga dari Jepang juga menyampaikan apresiasinya," ucap Kak Seto.
Baca juga: Beda Sikap Anies Baswedan & Pejabat Jakpus, Tak Larang Zebra Cross Jadi Catwalk Citayam Fashion Week
Selain itu, Kak Seto imbau kepada para remaja untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Ia juga mengingatkan para remaja untuk bubarkan diri sebelum jam 22.00 WIB.
"Pertama mohon dijaga protokol kesehatan, istirahat yang cukup, jangan sampai begadang sampai tengah malam, atau bahkan sampai pagi atau bahkan tidur di jalanan," ujar Kak Seto.
Kak Seto juga mengimbau para remaja untuk tidak melakukan hal negatif. Dia menyebut pihaknya akan terus memantau kegiatan para remaja di kawasan Dukuh Atas.
"Kemudian juga hindarkan kemungkinan terjadinya berbagai tindak kekerasan, karena di sini berkumpul adalah untuk mengasah kreativitas adik-adik. Hindarkan kemungkinan adanya bujukrayu narkoba, minuman keras, rokok dan sebagainya yang bisa menganggu kesehatan adik-adik semua," ujar Kak Seto.
Lebih lanjut, Kak Seto berharap Pemprov DKI dapat memberikan wadah yang sesuai untuk kreativitas ABG SCBD. Menurutnya, para remaja tersebut merupakan calon pemimpin masa depan.