Berita Nasional Terkini
Cara Mengenali Lowongan Kerja Bodong, Ada 7 Langkah untuk Terhindar dari Penipuan
Bagi anda yang sedang bingung mencari lowongan kerja tentu saja tidak boleh sampai khilaf saat menentukan perusahaan atau lembaga yang dilamar
TRIBUNKALTIM.CO - Bagi anda yang sedang bingung mencari lowongan kerja tentu saja tidak boleh sampai khilaf saat menentukan perusahaan atau lembaga yang dilamar.
Rasa kewaspadaan harus dipasang, tidak boleh lengah, sebab ada beberapa oknum atau pelaku kejahatan yang memanfaatkan ruang lowongan kerja untuk menipu.
Karena itu, bagi pencari kerja harus selektif dan waspada agar tidak terjerembab pada penipuan yang mengatasnamakan lowongan kerja.
Ada beberapa modus yang harus dikenali, aksi kejahatan yang berkedok penerimaan karyawan pada lowongan kerja.
Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru, Info Loker Kaltim: Perawat, Analis, hingga Mekanik Alat Berat
Baca juga: CEK Lowongan Kerja di PT Freeport Indonesia yang Buka 8 Posisi, Penempatan di Jawa Timur
Baca juga: Sepanjang Mei hingga Awal Juni, 653 Pencaker di Bontang Berebut 152 Lowongan Kerja
Nah bagi kalian, utamanya sebagai fresh graduate yang belum memiliki banyak pengalaman dalam melamar pekerjaan, kamu harus berhati-hati ketika ada lowongan pekerjaan yang mencurigakan.
Terutama, saat ini adalah era dimana kamu bisa dengan mudah mencari dan melamar pekerjaan melalui platform online, baik situs website ataupun email.
Meski mudah, nyatanya kamu harus tetap berhati-hati dengan pihak-pihak yang berniat menipu dengan berkedok sebagai perusahaan besar.
Jika kamu mencari di mesin pencarian, pengalaman tertipu lowongan kerja palsu marak terjadi.
Baca juga: Info Loker Kaltim, Lowongan Kerja Samarinda dan Balikpapan: Sekuriti, Bagian Gudang, hingga Arsitek
Bahkan, ada pelamar yang ditipu dengan cara diperas atau disuruh mengirim sejumlah uang.
Oleh sebab itu, dilansir dari laman career center Institut Teknologi Telkom Purwokerto, kenali ciri-ciri lowongan kerja palsu yang harus dihindari.
Ciri-ciri lowongan kerja palsu
1. Ada biaya di awal
Perusahaan yang meminta biaya di awal bagi para calon pekerjanya adalah modus yang paling mudah ditebak.
Jika ada perusahaan yang meminta biaya di awal sebagai syarat untuk mengikuti tes atau wawancara, sebaiknya hindari.
Bila perlu laporkan kepada pihak berwajib agar modus penipuan lowongan kerja dapat dituntaskan.
Baca juga: Lowongan Kerja Fresh Graduate di PT Kaltim Prima Coal, Cek Latar Belakang Jurusan yang Dibutuhkan