Jumat, 10 April 2026

News

Harga Mati AS Bantu Ukraina Sampai Titik Penghabisan, Rusia Siap Hadapi Kekalahan

Sejak Putin lakukan invasi di Ukraina, AS punya harga mati untuk bantu Ukraina sampai titik penghabisan hingga Rusia pun siap hadapi kekalahan.

(AFP/ERIC BARADAT & PAVEL GOLOVKIN)
Harga mati Amerika Serikat untuk bantu Ukraina sampai titik penghabisan membuat Rusia siap menghadapi kekalahan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejak Rusia melakukan invasi di Ukraina pada 24 Februari tahun ini, banyak negara yang simpati pada Zelenskyy hingga memberikan bantuannya.

Salah satu negara yang selalu mendukung Ukraina yaitu Amerika Serikat, Joe Biden bahkan kembali memberikan pasokan bantuan militernya pada Zelenskyy.

Amerika Serikat pun punya harga mati bantu Ukraina sampai titik penghabisan dan Rusia bersiap-siap untuk hadapi kekalahan.

Baca juga: Dapat Tambahan Senjata Berat Amerika Serikat dan Jerman, Ukraina Siap Gempur Rusia

Pada Selasa (2/8/2022), militer Ukraina berhasil memukul mundur pasukan Rusia.

Tidak hanya memukul mundur pasukan Rusia, militer Ukraina juga menewaskan 20 tentara dan menghancurkan beberapa tank Rusia.

Dilansir dari newsweek, Komando Operasi Selatan Ukraina melaporkan bahwa militer telah membunuh 20 tentara Rusia dan menghancurkan dua tank T-72.

Baca juga: Lantang Deklarasi Kemenangan dari Ukraina, Ahli Patahkan Kejayaan Putin, Rusia Hadapi Kekalahan

Namun Komando juga tetap memperingatkan warga sipil untuk terus waspada.

Komando mengatakan bahwa bahaya serangan rudal Rusia terhadap warga sipil Ukraina tetap tinggi.

Dan menunjukkan keberadaan armada musuh yang terdiri dari 13 kapal dan kapal di Laut Hitam, beberapa di antaranya mungkin membawa rudal.

Militer Ukraina mengingatkan warga sipilnya untuk bertindak sesuai dengan peringatan dan mematuhi darurat militer.

Mengingat fakta bahwa ancaman serangan rudal dan di beberapa daerah, penembakan artileri tetap tinggi.

Sementara itu, Jenderal Ukraina, Vadym Skibitsky memberikan pernyataannya bahwa kemenangan Ukraina tidak terlepas dari pasokan bantuan militer Amerika Serikat.

"Ukraina menggunakan senjata yang dipasok oleh Amerika Serikat," ungkap Vadym Skibitsky dikutip dari newsweek, Rabu (3/8/2022).

Dan hal itulah yang telah memicu tuduhan Rusia bahwa Amerika Serikat sekarang sudah terlibat langsung dalam perang.

Kementerian Pertahanan Rusia pun memberikan pernyataannya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved