Selasa, 7 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Wagub Hadi Mulyadi Sebut Peran TP PKK Bisa Tekan Stunting

Provinsi Kalimantan Timur menarget 2 tahun untuk dapat menurunkan angka stunting, sesuai dengan permintaan dari Presiden RI Joko Widodo

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan peran TP PKK sangat penting untuk mendukung program pemerintah.TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Provinsi Kalimantan Timur menarget 2 tahun untuk dapat menurunkan angka stunting, sesuai dengan permintaan dari Presiden RI Joko Widodo yang memerintahkan penurunan sesuai standar WHO dari 22,8 persen menjadi 14 persen.

Masalah kesadaran untuk memakan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) juga harus di galakkan lewat berbagai macam jalur baik lewat pendidikan, keluarga, lingkungan dan lainnya.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi juga berjanji memberikan reward bagi Kabupaten/Kota jika dapat menurunkan angka Stunting sampai 14 persen.

"Yang Kabupaten Kota berhasil menurunkan angka Stunting sampai 14 persen akan dapat hadiah (rewards) dari Provinsi," sebut Hadi Mulyadi, Senin (8/8/2022).

Baca juga: DPPKBP3A Gandeng Kemenag Kubar Cegah Stunting

Baca juga: Kutai Barat Fokus Menuju Kabupaten Layak Anak dan Penurunan Stunting

Baca juga: TPPS Bahas Solusi Menurunkan Stunting, Wabup Gamalis: Pemkab Fokus 10 Kampung

Lebih lanjut, Hadi Mulyadi ingin agar seluruh kader-kader TP PKK di Kabupaten Kota juga ikut serta membantu Pemerintah dalam mencapai target.

Menurut Hadi Mulyadi kader-kader TP PKK Kabupaten Kota se-Kaltim bisa ikut memperhatikan anak-anaknya dengan serius. Termasuk dalam hal pemenuhan gizi pangan.

"Kepada ibu-ibu khususnya ibu-ibu penggerak PKK untuk memperhatikan pola makan setiap rumah tangga," pintanya.

Wagub juga mengingatkan agar selain mendidik anak dalam pemenuhan gizi B2SA, juga memperhatikan pergaulan anak-anak agar terhindar dari narkotika.

Baca juga: Dukung Program BKKBN Provinsi Banten Cegah Stunting, XL Axiata Salurkan Paket Makanan Sehat

"Kalitim secara umum menjadi sasaran empuk peredaran narkotika. Karena ini adalah kejahatan yang sangat luar biasa, kita tidak ingin ada hal tersebut di Kaltim dan oleh karena itu peran ibu-ibu PKK sangat kita harapkan untuk menanggulangi masalah yang serius," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved