Berita Pemprov Kalimantan Timur

Beasiswa Kalimantan Timur Wujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Pemprov Kaltim melakukan berbai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM yang unggul dan beradaya saing, salah satunya melalui Beasiswa Kalimantan Timur

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemprov Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menyerahkan Beasiswa Kalimantan Timur kepada perwakilan mahasiswa. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya melakukan berbagai program sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Kaltim.

Hal ini, sejalan dengan visi Kalimantan Timur Berdaulat 2018- 2023, yaitu mewujudkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur yang mandiri, berdaya saing tinggi dan berakhlak mulia.

Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi menaruh perhatian penuh dalam bidang pendidikan. Salah satu implematasinya yaitu melalui program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT).

Baca juga: BKT Sudah Dinikmati 62.925 Pelajar dan Mahasiswa, Tahun Ini Tambah Rp 156,4 Miliar

Program ini sudah dilaksanakan sejak tahun pertama kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi dan masih dilanjutkan di tahun keempat pada 2022 ini. Program BKT ini memiliki sejumlah tujuan di antaranya meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi masyarakat Kalimantan Timur yang berpotensi memiliki prestasi akademik tinggi.

Program BKT juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan prestasi mahasiswa  Kalimantan Timur khususnya mereka yang menghadapi kendala ekonomi.

Melalui program BKT juga diharapkan lahir lulusan yang berakhlak mulia, sehat, cerdas, terampil dan berdaya saing serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk program Beasiswa Kalimantan Timur yang terbagi dalam tiga jenis beasiswa yaitu, Kaltim Tuntas Mahasiswa, Kaltim Stimulan Mahasiswa dan Kaltim Stimulan Siswa.

Baca juga: Beasiswa Kalimantan Timur untuk IKN Nusantara

Tahun ini, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp156,4 miliar bersumber dari APBD murni 2022. Jumlah alokasi beasiswa Kaltim ini masih memungkinkan bertambah, jika ada penambahan pada APBD perubahan 2022.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, pemberian beasiswa merupakan komitmen dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing tinggi untuk Indonesia maju.

Isran bahkan memimpikan ada mahasiswa ahli bidang nuklir dari Kaltim yang mampu membangun reaktor nuklir untuk kepentingan damai dan kemanusiaan. Tidak terkecuali sektor lain yang dibutuhkan untuk mewujudkan Indonesia maju.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved