Berita Pemkab Mahakam Ulu

Wabup Buka Sosialisasi P3DN di Lingkup Pemkab Mahulu, Ajak Pelaku Usaha Lokal Tingkatkan Produksi

Wabup Mahulu Yohanes Avun membuka Sosialisasi P3DN pada Pengadaan Barang/jasa Pemerintah sebagai upaya mendorong masyarakat menggunakan produk lokal.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Sambutan Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun saat membuka Sosialisasi P3DN pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bertempat di ruang rapat Bappaelitbangda. Kamis (11/8/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO - Menyukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan mendorong percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri, Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs. Yohanes Avun, M.Si. membuka Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di ruang rapat Bappaelitbangda. Kamis (11/8/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan sehari penuh, turut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) badan, bagian, kantor di lingkungan Pemkab Mahulu.

Sedangkan narasumber yakni Fasilitator Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Christian Gamas, Auditor Pertama BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur Iman Santosa.

Baca juga: Perjuangkan Percepatan Penyediaan Sarana Air Bersih, Bupati Mahulu Audiensi dengan Balai PPW Kaltim

Dalam sambutan tertulis Bupati Bonifasius Belawan Geh yang dibacakan Wabup Yohanes Avun mengatakan, program P3DN merupakan upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat menggunakan produk dalam negeri dibandingkan produk impor.

"Salah satu bentuknya adalah mewajibkan instansi pemerintah memaksimalkan penggunaan hasil produksi dalam negeri dalam kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai oleh APBN/APBD, yang kemudian dipertegas dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi Dalam Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah," kata Bupati.

Lebih lanjut disampaikan wabup, berdasarkan Inpres tersebut pemerintah daerah diwajibkan untuk menggunakan produk dalam negeri guna setiap pemenuhan kebutuhan belanja pemerintah daerah, sebagai upaya peningkatan ekonomi bagi pelaku usaha lokal yang tergabung dalam PPMSE /e-Marketplace yang dikelola oleh LKPP.

"Hal ini tentu saja menuntut setiap pelaku usaha daerah, terus meningkatkan proses produksi dan inovasinya. Untuk itu saya berharap OPD terkait membantu seluruh pelaku usaha lokal untuk terus berupaya meningkatkan kegiatan produksi khususnya di Mahakam Ulu," lanjut wabup.

Baca juga: Berlangsung 1-16 Agustus di Long Bagun Mahulu, Turnamen Olahraga Meriahkan HUT Kemerdekaan

Wabup menambahkan, pemerintah mempunyai peran penting dalam memacu penyerapan produk lokal dengan berbagai program dan kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah.

"Oleh sebab itu, saya menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan sosialisasi ini. Saya mengharapkan seluruh peserta yang hadir dapat mengikuti sampai dengan selesai," tambah wabup. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved