Berita Kubar Terkini

Kejari Kubar Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah TA 2017

Penyelidikan Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan seragam sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat tah

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Kenakan rompi tahanan, S (40), tersangka korupsi pengadaan seragam sekolah Disdikbud Kubar tahun 2017, diamankan tim Kejaksaan Negeri Kutai Barat. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Penyelidikan Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan seragam sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat tahun anggaran 2017 kini mulai terang benderang.

Terbaru, tim Kejari Kubar menetapkan tiga orang tersangka dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah tahun 2017 itu. Di mana ketiga tersangka itu di antaranya berinisial BAM, WS dan S.

Ketiganya memiliki peran yang berbeda saat menjalankan aksi Tipikor yang merugikan keuangan negara senilai Rp 1,6 miliar dari total anggaran sebelumnya sebesar Rp 5 miliar.

Dalam penetapan ketiga tersangka itu, salah satu tersangka yakni berinisial S diamankan tim Kejari.

“Dari hasil penyidikan Kejaksaan Negeri Kubar telah menetapkan para tersangkanya dalam kasus tipikor Disdikbud Kubar TA 2017,” kata Kajari Kubar, Bayu Pramesti SH MH, dalam keterangan resminya pada Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Kajari Kubar Sebut Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah di Disdikbud Kubar Terus Berjalan

Bayu Pramesti menuturkan, sebelumnya pihaknya juga menahan beberapa tersangka lain dengan kasus yang sama di lembaga yang sama yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat.

Namun bedanya, kasus Tipikor yang diungkap kali ini tahun anggaran 2017, sedangkan kasus sebelumnya tahun anggaran 2018 dengan nilai kerugian yang hampir sama.

Kembali ke kasus Tipikor 2017, Kajari menjelaskan pihaknya lebih dulu mengamankan tersangka BAM, kemudian menyusul dua tersangka lainnya.

“Sebelumnya penyidik sudah melakukan penahanan terhadap tersangka berinisial WS, yaitu pada tanggal 10 Agustus 2022. Tersangka WS dijemput dari Bandung, dibawa, dan ditahan di Rutan Polres Kubar,” ujarnya.

“Jadi sampai saat ini dalam penyidikan Kejari Kubar, baru 3 tersangka yang ditahan. Dua tersangka yang kami tahan selama 20 hari ke depan. Kemudian 1 tersangka ditahan dalam perkara lain,” timpal Bayu Pramesti.

Bayu Pramesti menjelaskan, tersangka WS adalah selaku kontraktor dalam proyek pengadaan seragam anak sekolah di Disdikbud Kubar TA 2017. Sedangkan tersangka S, adalah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Baca juga: Dua Tahun Pengadaan Seragam Sekolah di Kutai Barat Dikorupsi, Aliran Dana Terus Diselidiki 

“Dilakukan penahanan terhadap para tersangka, karena alat bukti yang dimiliki oleh Tim Penyidik sudah cukup. Termasuk keterangan saksi, ahli, alat bukti surat, keterangan tersangka, dan juga petunjuk,” ujarnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan audit hasil penghitungan kerugian negara BPKP Provinsi Kalimantan Timur Nomor: LAPKKN-106/PW17/5/2022 tanggal 31 Maret 2022, dalam proyek pengadaan seragam anak sekolah di Disdikbud Kubar TA 2017, kerugian negara berjumlah Rp.1.605.525.101,00 (satu miliar enam ratus lima juta lima ratus dua puluh lima ribu seratus satu rupiah). (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved