Berita Kukar Terkini

PT Tunggang Parangan Kebut Pengerjaan Jaringan Internet di Desa Blank Spot Kukar

PT Tunggang Parangan mengebut pengerjaan jaringan internet berbasis wifi di 8 desa ysng merupakan wilayah blank spot di Kutai Kartanegara.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Diah Anggraeni
Tribunkaltim.co/Miftah Aulia Anggraini
Dirut PT Tunggang Parangan Kukar, Awang Muhammad Luthfi mengatakan, pihaknya kini mengebut pengerjaan jaringan internet berbasis wifi di 8 desa di wilayah Kutai Kartanegara. Ke-8 desa ini merupakan wilayah blankspot.  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - PT Tunggang Parangan mengebut pengerjaan teknologi broadband 6.0 atau jaringan internet berbasis wifi di 8 desa di wilayah Kutai Kartanegara hingga akhir tahun 2022 ini.

"Delapan desa ini merupakan wilayah blank spot dan menjadi prioritas kita," kata Dirut PT Tunggang Parangan Kukar, Awang Muhammad Luthfi, Minggu (21/8/2022).

Ia merincikan, ada dua desa yang sudah lebih dulu mendapatkan fasilitas ini.

Kedua desa tersebut adalah Desa Loh Sumber (Dusun Marangan) dan Desa Liang Ilir.

Baca juga: Bupati Kukar Edi Damansyah Optimis 8 Desa Blankspot di Kukar Bisa Nikmati Layanan Internet

Diketahui, broadband 6.0 dinilai menjadi solusi terbaik bagi daerah yang belum terjangkau jaringan internet dengan baik.

Teknologi ini bukan lagi membangun wifi berbasis Global System for Mobile Communications (GSM), melainkan sistem wifi dengan cakupan kawasan lebih cepat, luas dan murah.

Jaringan internet, menurut Luthfi, menjadi kebutuhan mendesak.

Hal ini melihat pembelajaran yang sempat dialihkan secara daring, terutama saat pandemi Covid-19 mulai berlangsung.

PT Tunggang Parangan pun akan mendatangi desa-desa blank spot dan melakukan survei terlebih dahulu.

Baca juga: Karnaval HUT ke-77 RI, Ribuan Warga Kutai Kartanegara Tumpah ke Jalan Raya

Bila memang desa tersebut memiliki banyak penduduk, tapi sinyalnya buruk, maka proses perbaikan jaringan internet akan dilakukan. 

"Desanya kita pilih sesuai daerah blankspot. Kalau desa itu kurang bagus sinyalnya dan penduduknya banyak, kita masuk di situ," ujar Luthfi.

"Nanti kita lakukan survei lagi," tandasnya.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved