Pilpres 2024

GNIJ Bakal Gelar Rapimnas Dukung Ridwan Kamil Jadi Capres 2024, Dihadiri Wakil dari 34 Provinsi

GNIJ bakal gelar Rapimnas dukung Ridwan Kamil jadi capres 2024. Rapimnas ini akan dihadiri ribuan orang dari 34 provinsi

Dok Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan semangat kepada para perwakilan Konferensi Tingkat Tinggi Youth 20 (KTT Y20) yang hadir dalam jamuan makan malam di Gedung Sate Kota Bandung, Kamis (21/7/2022) 

Ganjar menempati urutan pertama dengan dukungan 17,6 persen, disusul Prabowo Subianto 12,6 persen, Joko Widodo 12,5 persen, Anies Baswedan 9,1 persen, Ridwan Kamil 4,3 persen, dan nama-nama lain di bawah 2 persen.

Jika di survei capres nama Ridwan Kamil berada di bawah tokoh lainnya, namun Kang Emil sangat potensial sebagai calon wakil presiden ( cawapres ).

Nama Ridwan Kamil mengungguli sejumlah nama seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, juga Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ). 

Dari survei dari Lembaga Survei Algoritma Research and Consulting, Ridwan Kamil unggul jauh dibandingkan sejumlah nama lain tersebut untuk menjadi cawapres di Pilpres 2024

Sementara itu, untuk cawapres ada empat nama yang bersaing.

Baca juga: Survei Algoritma, Ridwan Kamil Ungguli Sandiaga Uno, AHY dan Erick Thohir untuk Cawapres 2024

Selain Ridwan Kamil, ada tiga nama lainnya yang juga masuk bursa cawapres. 

"Sementara untuk cawapres, ada empat nama yang punya peluang besar, yakni Ridwan Kamil (24,6 persen), Sandiaga Uno (14,3 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (8,3 persen), dan Erick Thohir (7,5 persen)," ujar Direktur Eksekutif Algoritma, Aditya Perdana.

Pernyataan ini disampaikan Aditya Perdana, di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2022) seperti dikutip TribunKaltim.co dari Tribunnews.com di artikel yang berjudul Survei Algoritma: Ganjar Tertinggi Capres, Ridwan Kamil Teratas Cawapres.

Namun, Aditya menambahkan gap nama-nama yang dicantumkan di bawahnya cukup besar

"Namun bukan jaminan angka ini tidak berubah, terlebih jika para kompetitornya bisa melihat peluang kebutuhan publik terkait capres untuk Pilpres 2024," ujar Aditya.

Aditya menambahkan bahwa ada fenomena munculnya pesimisme publik di mana nama-nama capres-cawapres akan terbatas di beberapa tokoh yang memuncaki urutan tiga besar pada beberapa survei.

"Namun, survei yang dilakukan Algoritma masih menunjukkan masih besar peluang untuk munculnya nama-nama capres alternatif," kata dia.

Baca juga: Ridwan Kamil dari Arsitek Kini Jadi Gubernur, Masih Jago Gambar, Pamer Bikin Sketsa Situ Ciburuy

(*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved