Breaking News:

Berita Berau Terkini

Pertamina Apresiasi Penerapan Fuel Card 2.0 di SPBU Didukung Pemkab Berau

Program Fuel Card 2.0 akan ada di Berau, sebelumnya telah diaplikasikan di sejumlah daerah, seperti Paser, Balikpapan, Kukar, Samarinda dan Bontang.

Editor: Aris
HO/Pertamina
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berinisiatif membuat program Fuel Card 2.0 di berbagai wilayah, salah satunya di Kabupaten Berau. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menjaga penyaluran solar subsidi agar lebih tepat sasaran. (HO/Pertamina) 

TRIBUNKALTIM.CO - Program Fuel Card 2.0 akan ada di Berau, setelah sebelumnya telah diaplikasikan di sejumlah kabupaten/kota, seperti Paser, Balikpapan, Kukar, Samarinda dan Bontang.

Hal itu menjadi bentuk dukungan dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terhadap Pemerintah dalam menjaga penyaluran solar subsidi agar lebih tepat sasaran.

Area Manager Communication & CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria menjelaskan sebelumnya telah berkomunikasi dengan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas pada tanggal 5 Juli 2022.

“Rencana perwujudan program Fuel Card 2.0 sudah mendapat sambutan hangat dari Pemerintah setempat,” jelasnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: Diduga Lakukan Penggelapan Uang, Perempuan Berusia 38 Tahun di Balikpapan Timur Ditangkap Polisi

Sejauh ini, enam SPBU siap melakukan implementasi pelayanan BBM Solar Subsidi dengan menggunakan Fuel Card.

Satria mengatakan, pihaknya terus menjalin hubungan intensif dengan pemerintah dan seluruh dinas terkait demi realisasi program Fuel Card 2.0 dapat segera terwujud.

Dia berharap melalui program Fuel Card 2.0 ini dapat menjaga distribusi BBM Solar Subsidi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: 4 Fraksi DPRD Samarinda Tolak Rencana Pemberian Insentif Pada Guru Tertentu

“Semoga melalui program Fuel Card 2.0, BBM Solar Subsidi dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Dia menjelaskan untuk kondisi penyaluran solar di Berau sendiri sudah melebihi kuota yang ditetapkan, lebih dari 12 persen.

 Di mana kuota berjalan Januari hingga 14 Agustus hanya 12.285 KL, sedangkan realisasinya mencapai 13.811 KL, sudah 12 persen melebihi kuota.

Baca juga: Disdikbud Kaltim Berupaya Tangkal Radikalisme di Tengah Perkembangan Teknologi

Untuk itu, Pertamina mengajak masyarakat mampu untuk bijak menggunakan BBM subsidi dengan beralih mengkonsumsi bahan bakar dengan minimal 92.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menimbun atau meniagakan lagi BBM subsidi karena hal tersebut termasuk ke dalam tindak pidana yang dapat diberikan sanksi oleh aparat berwajib,” tuturnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved