Berita DPRD Samarinda

Belajar Dari Makassar, Komisi III DPRD Samarinda Ingin Penataan Reklame Dan Kabel Operator Dibenahi

Beberapa waktu yang lalu Komisi III DPRD Samarinda melakukan kunjungan ke Kota Makassar dalam rangka studi banding mengenai tata kota di sana.

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Aris
HO/ Pribadi
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Jasno menyayangkan adanya rencana kenaikan BBM bersubsidi (HO/Pribadi) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa waktu yang lalu Komisi III DPRD Samarinda melakukan kunjungan ke Kota Makassar dalam rangka studi banding mengenai tata kota di sana.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda Jasno memuji bagaimana Pemerintah Kota Makassar melakukan penataan reklame di sana.

"Reklame itu disana cukup tertib, mereka mematuhi aturan dan kontribusinya untuk PAD sudah nyata dan di sana sudah berjalan dengan bagus," Kata Jasno memuji penataan reklame di Kota Makassar.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kondisi reklame di Samarinda sangat bertolak belakang dengan di Makassar.

Baca juga: 89 Capster di Samarinda Antusias Ikuti Barber Battle: Workshop and Hands On Tour MS Glow For Men

"Sementara di tempat kita ini, dari ratusan reklame cuma ada beberapa yang berizin, hanya beberapa yang mematuhi aturan dan regulasi, masih ada di tengah jalan," katanya.

Ia berharap dengan belajar dari Kota Makassar, Samarinda mampu membenahi kesemrawutan penataan reklame saat ini.

"Karena kalau ini dibiarkan namanya pihak swasta, pihak ketiga itu 'ya itu aja boleh ya saya juga boleh', tapi kalau kita tertibkan, nda akan ada masalah," jelasnya.

Selain itu Jasno dan anggota Komisi III lainnya juga berkesempatan melihat penataan jaringan kabel operator bawah tanah di sana.

Baca juga: Holycow Steakhouse Resmi Buka Outlet Ke-28 di Samarinda

Kota Makassar telah melakukan penataan terhadap kabel operator, semua kabel operator berada di satu tempat sejenis terowongan bawah tanah.

Para operator membayar sewa atau retribusi kepada pemerintah selaku pihak yang memfasilitasi.

Jasno berharap Pemkot Samarinda juga bisa membuat semacam kanal atau terowongan bawah tanah yang nantinya menjadi tempat untuk semua kabel operator sehingga tidak semrawut.

Baca juga: Tenaga Honorer di Samarinda Akan Diikutkan Seleksi P3K dan PNS, Pemkot Terkendala Masalah Gaji

"Kita kedepan ingin itu dijadikan satu tempat buat kaya kanal gitu, tapi tertutup dan memang disitu ruang untuk ini ya kabel-kabel, kalau bisa kedepannya PLN juga, sehingga tidak semrawut," ujarnya.

Selain akan memperindah tata kota, pembenahan terhadap reklame dan jaringan kabel operator dinilai akan membantu peningkatan PAD Kota Samarinda. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved