Berita DPRD Kukar

Anggota DPRD Kukar Reses di Samboja, Jalan di Dua Kelurahan Jadi Keluhan Warga

Infrastruktur jalan yang belum memadai di Kelurahan Karya Merdeka dan Bukit Merdeka, Samboja, Kutai Kartanegara dikeluhkan warga

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Farida melaksanakan reses di Kecamatan Samboja.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG- Infrastruktur jalan yang belum memadai di Kelurahan Karya Merdeka dan Bukit Merdeka, Samboja, Kutai Kartanegara dikeluhkan warga.

Hal itu terungkap saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Farida melaksanakan reses.

Kata dia, dua warga di Kelurahan Karya Merdeka dan Bukit Merdeka menyampaikan aspirasi yang sama.

Yakni, berkaitan dengan infrastruktur jalan yang kurang memadai, lantaran belum tersentuh oleh perbaikan.

"Jadi pada umumnya masyarakat mengeluh masalah infrastruktur jalan," ujar Farida belum lama ini.

Baca juga: Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid Kawal Pembangunan Jalan Jongkang-Karang Paci, Telan Rp 6 Miliar

Baca juga: Geliat UMKM Meningkat, Samboja Expo Nusantara Direspon Positif DPRD Kukar

Baca juga: Masa Reses DPRD Kukar Rampung, Abdul Rasid Minta Masyarakat Pro Aktif

Diketahui, sebagian mayoritas masyarakat di dua kelurahan tersebut berpenghasilan dari perkebunan sawit.

Apabila musim hujan tiba, mereka mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panennya, sebab infrastruktur jalan kurang memadai. Ini mempengaruhi penghasilan.

"Sehingga mereka tidak bisa menerima hasilnya lebih cepat," kata Politisi Partai Golkar itu.

Untuk itu, Farida berkomitmen untuk menuntaskan persoalan tersebut dan akan menjadikannya prioritas utama.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membahas permasalahan infrastruktur jalan di dua kelurahan itu.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, karena kemarin di APBD murni 50 persen sudah disediakan untuk infrastruktur jalan," katanya.

Selain persoalan jalan, sebagian warga yang berprofesi sebagai petani juga menginginkan adanya bantuan alat mesin pertanian sawah berupa hand traktor. Sehingga, memudahkan mereka pada saat musim tanam tiba.

Baca juga: 2 Desa Dianggarkan Konektivitas Usai Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid Reses di Desa Rapak Lambur

"Saya sudah sampaikan kepada masyarakat, bahwa persoalan itu tidak bisa diselesaikan cepat, seperti yang diharap. Tapi setidaknya, saya akan membantu kebutuhan masyarakat dan itu akan menjadi prioritas utama," tandasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved