Berita Bontang Terkini

55 RT di Lok Tuan Bontang Patungan Pakai Uang Dana Stimulan Atasi Stunting

Sebanyak 55 RT di Kelurahan Lok Tuan, Bontang Utara, bersepakat iuran menggunakan dana stimulan untuk menurunkan angka stunting

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Lurah Lok Tuan, Bontang Utara, Hadi Jumianto.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG- Sebanyak 55 RT di Kelurahan Lok Tuan, Bontang Utara, bersepakat iuran menggunakan dana stimulan untuk menurunkan angka stunting.

Hal itu disampaikan Lurah Lok Tuan Hadi Jumianto saat dikonfirmasi, Jumat (16/9/2022).

Angka anak beresiko lokus stunting saat ini di Lok Tuan mencapai 2.353 keluarga.

Namun untuk jumlah stunting sebanyak 263 atau 27,87 persen.

Hadi Jumianto, dana iuran yang terkumpul saat ini sebanyak Rp 80 juta.

Wacananya dana ini akan dipakai menambah jumlah anggaran untuk penanganan stunting di Bontang.

“Dana itu sudah disepakati oleh semua RT. Para RT akan menyisihkan dana stimulan minimal Rp 1 juta bahkan lebih untuk penurunan angka stunting,” ujarnya.

Baca juga: Tekan Angka Stunting di Bontang, Wawali Najirah Gencar Sosialisasi ke Ibu Hamil

Baca juga: Cegah Stunting, Dinkes Imbau Para Calon Pengantin Periksa Kesehatan 3 Bulan sebelum Menikah

Baca juga: Tingkatkan Kinerja Penyuluh KB Turunkan Angka Stunting

Namun ditegaskan Hadi Jumianto, alokasi anggaran itu tidak akan mengganggu tujuan dari program dana stimulan.

Sebab Kelompok Masyarakat alias Pokmas dipastikan tekah menjalankan program sesuai petunjuk teknis yang diproduksi pemerintah.

Patungan dana stimulan RT itu pun diyakini tidak melanggar penggunaan anggaran dari APBD Bontang.

“Kita sudah berkonsultasi dengan Bapelitbang dan Inspektorat. Sudah dipastikan sudah sesuai aturan,” bebernya.

Dana patungan ini untuk membiayai tambahan asupan gizi kepada bayi usia dibawah 5 tahun, melalui 14 Posyandu yang tersebar di Lok Tuan.

Untuk memenuhi gizi maksimal, bayi akan diberikan PMT sebanyak dua kali dalam sebulan.

“PMT dimulainya Oktober 2022 nanti, kami kasih PMT sebulan dua kali,” sambungnya.

Baca juga: Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Balikpapan Beri Edukasi Kesehatan Kepada Calon Pengantin

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah Bontang Aji Erlynawati mengatakan, langkah yang diambil kelurahan Lok Tuan itu sesuai jika mengacu juknis.

“Tapi untuk memastikan tidak aturan yang terlanggar, nanti saya akan menggali lagi informasi lebih dalam soal ini,” tandasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved