Berita Balikpapan Terkini

Peserta BPJS Kesehatan Kelas 3 di Balikpapan Capai 184 Ribu, Melonjak Sejak Digratiskan Pemkot

Peserta BPJS Kesehatan Kelas 3 di Balikpapan melonjak hingga saat ini mencapai 184 ribu orang. Lonjakan peserta ini dipengaruhi oleh kebijakan Pemkot

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM
Sugiyanto, Kepala BPJS Kesehatan Kota Balikpapan mengemukakan saat ini sudah ada sekitar 184 ribu peserta kelas 3 yang ada di Kota Balikpapan. TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Peserta BPJS Kesehatan Kelas 3 di Balikpapan melonjak hingga saat ini mencapai 184 ribu orang.

Lonjakan peserta ini dipengaruhi oleh kebijakan Pemkot Samarinda yang menggratiskan bagi peserta kelas 3 BPJS Kesehatan.

Salah satu program prioritas Pemerintah Kota Balikpapan melalui masa kepemimpinan Walikota Rahmad Masud adalah dengan kebijakan BPJS Kesehatan gratis bagi peserta kelas 3.

Hal ini menyebabkan peningkatan/penambahan peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) kelas 3 di Kota Balikpapan.

“Memang ada penambahan, Januari 2022 sendiri sudah mencapai 160-an ribu peserta,” ucap Sugiyanto, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan.

Baca juga: Universal Health Coverage di Balikpapan, BPJS Kesehatan tak Ingin Ada Diskriminasi Pelayanan

“Bahkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 184 ribu peserta kelas 3 yang ada di Kota Balikpapan,” imbuhnya.

Ditanyai mengenai penambahan/peningkatan jumlah peserta ini, Sugiyanto menjelaskan, banyak masyarakat yang memang memilih menurunkan kelas.

Selain itu juga, sesuai dengan peruntukannya bagi masyarakat yang kurang mampu untuk mengalokasikan sebagian dananya untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan anggota keluarganya.

“Ada yang memang penurunan kelas atau pun pegawai yang sudah tidak bekerja lagi, kemudian ia dan keluarganya sudah tidak ditanggung oleh perusahaan lagi sehingga tidak memiliki pendapatan yang akhirnya akses kesehatannya ditanggung oleh Pemkot Balikpapan,” jelas Sugiyanto.

Sementara itu, bagi masyarakat yang memang membutuhkan akses pelayanan kesehatan namun terkendala dalam hal perekonomiannya juga bisa mendaftarkan diri serta keluarganya pada program Pemkot Balikpapan tersebut.

“Pendaftaran BPJS (kesehatan) gratis yang diprogramkan Pemkot ini adalah murni wewenangnya dari Pemkot Balikpapan,” ucapnya.

Baca juga: Peserta BPJS Kesehatan Kini Bisa Gunakan NIK Untuk Berobat

Mekanismenya adalah dengan mendaftarkan diri melalui kelurahan yang nantinya akan diteruskan kepada Dinas Sosial Kota Balikpapan.

“Masyarakat dapat mendaftar melalui kelurahan, kemudian diverifikasi dan didaftarkan kepada Dinsos, kemudian Dinsos melaporkan ke kami (BPJS Kesehatan). Kami tidak bisa menyimpulkan berapa lama prosesnya mulai dari kelurahan hingga sampai ke kami,” jelasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved