Ibu Kota Negara
Bangun Sport Science Center di IKN, Pemprov Optimistis Ajang Olahraga Dunia Bisa Digelar di Kaltim
Selain infrastruktur pemerintahan, kesehatan dan pendidikan, Ibu Kota Nusantara (IKN) juga tidak terlepas dari pembangunan fasilitas penunjang olahrag
Penulis: Mohammad Fairoussaniy |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Selain infrastruktur pemerintahan, kesehatan dan pendidikan, Ibu Kota Nusantara (IKN) juga tidak terlepas dari pembangunan fasilitas penunjang olahraga dan pembinaan kepemudaan.
Wakil Presiden Maruf Amin saat ke Kaltim menghadiri Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 mengungkapkan pemerintah akan membangun Sport Science Center di IKN.
Pembangunan ini sendiri guna pengembangan ekosistem olahraga nasional.
Fasilitas tersebut akan sangat bermanfaat bagi para atlet untuk mengembangkan diri.
Selain Sport Science Center, lahan seluas 50 hektare juga disiapkan guna membangun fasilitas olahraga (Training Center) yang juga diperuntukkan bagi pemain timnas sepak bola Indonesia, mulai timnas U-16 hingga jenjang senior.
Baca juga: 2 Klasifikasi Investor yang akan Masuk ke IKN Nusantara, Punya Modal dan Teknologi
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan juga sudah berkunjung ke Titik Nol IKN, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).
Pemprov Kaltim sendiri melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mendukung penuh rencana pembangunan Sport Science Center dan Training Center di IKN.
Kadispora Kaltim Agus Tianur mengungkapkan dibangunnya Sport Science Center dan di IKN dapat mendukung berbagai macam kegiatan olahraga bertaraf Nasional maupun Internasional akan terselenggara di Provinsi Kaltim.
"Insya Allah. Artinya, jika IKN ini terbentuk. Paling tidak event-event Internasional akan ada di sini secara otomatis," ungkapnya, Senin (3/10/2022).
Hal ini juga tidak akan susah digelar di Kaltim, pasalnya venue-venue di Benua Etam juga memadai untuk terselenggaranya event-event Nasional dan Internasional.
Baca juga: Pekerja IKN Berdatangan, RS Pratama Sepaku Diberi Dana Rp20 Miliar Guna Tingkatkan Layanan Kesehatan
"Tinggal diperbaiki, direhab dan disesuaikan dengan standar Internasional saja (venue yang ada)," ucap Agus Tianur.
Sport Science Center ini dibangun bukan untuk atlet Kaltim, namun secara luas, yaitu untuk atlet Indonesia.
Meski demikian, keuntungan atlet Kaltim tentu akan dekat dengan IKN untuk melaksanakan pembinaan.
Untuk itu, Agus Tianur ingin ini juga menjadi motivasi atlet Kaltim serta generasi muda yang bercita-cita menjadi atlet.
"Nantinya, pusat pembinaan akan ada di sini. Atlet kita bisa lebih dekat aksesnya ke IKN. Namun, harus tetap menunjukkan kemampuannya agar bisa ke Sport Science Center. Atlet-atlet terbaik Indonesia akan muncul disini, bahkan mungkin kelasnya Olimpiade," terangnya.