Berita Penajam Terkini

Pekerja IKN Berdatangan, RS Pratama Sepaku Diberi Dana Rp20 Miliar Guna Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) atau IKN Nunsantara terus dilakukan, pekerja dari luar juga terus berdatangan untuk megaproyek tersebut.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Sepaku akan kedatangan banyak pekerja IKN, fasilitas kesehatan akan ditingkatkan. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) atau IKN Nunsantara terus dilakukan, pekerja dari luar juga terus berdatangan untuk megaproyek tersebut.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU dr. Jansje Grace Makisurat, bahwa dalam waktu dekat IKN akan kedatangan sebanyak 400 orang pekerja. Kemudian pada Desember 2022 mendatang, juga akan tiba sekitar 13 ribu pekerja.

Tingginya mobilitas pendatang yang menetap di Sepaku sebagai daerah IKN, seiring dengan pembangunan atau peningkatan fasilitas kesehatan yang ada.

Mulai dari pembangunan rumah sakit hingga peningkatan layanan kesehatan di tiap puskemas.

Baca juga: 5.400 Pelaku UMKM di Penajam Paser Utara akan Raih Bantuan Langsung Tunai

"Dalam waktu dekat akan datang 400 pekerja, kemudian Desember datang 13 ribu pekerja kita bisa bayangkan penambahan-penambahan itu pasti ada ikutan masalah kesehatan," ungkapnya Senin (3/10/2022).

Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membantu melanjutkan pembanguan RS Sepaku, serta puskesmas.

Usulan itu pun telah disetujui, dan pada 2023 mendatang, Kemenkes akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp20 miliar, untuk RS Sepaku.

Rp20 miliar tersebut kata dr. Grace, Rp12 miliar untuk pemenuhan sarana dan prasarana, dan Rp8 miliar untuk alat kesehatan.

Baca juga: Bagaimana Cuaca Hari Ini Penajam Paser Utara, Senin 3 Oktober 2022, Berpotensi Diguyur Hujan

"Masuk anggaran Rp20 miliar dari Kemenkes, Rp12 miliar untuk Sapras, Rp8 miliar untuk alkes," jelasnya.

Sapras yang akan dipenuhi yakni ruangan operasi, tambahan ruangan rawat inap, serta pagar.

Kemudian, pada 2024 mendatang pembangunan RS Sepaku ditarget sudah selesai.

Kemeterian kesehatan juga sudah menginstruksikan, agar kelanjutan pembangunannya, selesai dilelang pada Desember 2023.

Baca juga: Harga Cabai dan Daging Ayam di Penajam Paser Utara Naik Sejak 3 Minggu Terakhir

"Arahan dari Dirjen pelayanan kesehatan mereka minta 2023 Desember itu sudah bisa dilelang untuk 2024," bebernya.

Selain rumah sakit, beberapa puskemas di Sepaku juga akan ditingkatkan. Hal itu agar layanan kesehatan di IKN, bisa lebih maksimal.

Pertimbangan memaksimalkan layanan kesehatan yang ada saat ini, kata dr. Grace sebab Kemenkes telah melakukan survei dan pembangunan rumah sakit baru di IKN belum memungkinkan untuk dilakukan.

"Minggu lalu Kemenkes datang kesini dan melihat pembangunan rumah sakit nampaknya belum bisa, jadi mereka akhirnya berharap kepada puskemas dan rumah sakit yang ada di Sepaku," pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved