Berita Kukar Terkini

Nelayan di Pesisir Kutai Kartanegara Terima Bantuan Alat Tangkap Ikan

Ratusan bantuan unit sarana dan prasarana alat tangkap diberikan kepada para nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY
Nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat bantuan alat tangkap ikan. (TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Ratusan bantuan unit sarana dan prasarana alat tangkap diberikan kepada para nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kukar menyerahkan bantuan dalam bentuk pembinaan, perahu, dan peralatan pendukung. 

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Asli Husaini mengatakan, bantuan diberikan sejak Januari hingga September 2022. 

"Bantuan ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk membantu nelayan di wilayah Kukar," ujarnya, Rabu (12/10/2022).

Baca juga: DPRD Kukar Terima 23 Rekomendasi Pengentasan Kemiskinan dari Busur-Ku

Melalui APBD 2022, Dinas Kelautan dan Perikanan pun sudah menyerahkan ratusan perahu dengan berbagai macam ukuran.

Mereka juga memberikan ratusan meter jaring tangkap ikan, ditambah bantuan mesin perahu dengan berbagai macam ukuran kepada ratusan nelayan.

"Bantuan diberikan kepada puluhan kelompok nelayan di Kukar," kata Asli Husaini.

Adapun sejumlah daerah yang menerima bantuan ini di antaranya meliputi Kecamatan Muara Muntai, Kota Bangun, Muara Wis, Kenohan.

Baca juga: Tingkatkan Produksi Pertanian, DPRD Kukar Dukung Program Karya Bakti Bersama TNI

Selanjutnya di daerah pesisir Kukar bantuan diberikan kepada nelayan Muara Jawa, Samboja, Anggana, Muara Badak , Sangasanga dan Marangkayu.

Selain memberikan bantuan alat tangkap ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar telah mengalokasi anggaran Rp 15 miliar untuk bantuan langsung tunai (BLT) nelayan.

BLT tersebut akan disalurkan kepada 14 ribu nelayan di Kukar selama tiga bulan. Setiap nelayan akan mendapat bantuan sebesar Rp 350 ribu per bulannya.

"Rincinya sedang kami hitung. Tapi perorang akan menerima BLT sekitar Rp 350 ribu per bulan, selama tiga bulan," terangnya.

Baca juga: Serapan Pencari Kerja di Kukar Rendah, Distransnaker Bekali Sertifikasi

BLT yang diberikan kepada nelayan ini bersumber dari APBD Kukar sebagai bentuk pengembangan kapasitas nelayan kecil

Kebijakan tersebut diambil dalam rangka penanggulangan angka kemiskinan. Sasaran bantuan ini diprioritaskan terhadap nelayan yang bermukim di bantaran Sungai Mahakam.

Terutama, yang tinggal di Kecamatan Loa Janan, Muara Kaman, dan Samboja, menjadi yang paling prioritas menerima BLT.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved