Senin, 27 April 2026

Kabar Artis

Berita Terkini Lesti dan Billar, Respon Tagar Boikot Lesti Kejora dan Rizky Billar, KPI Buka Suara

Setelah penyanyi dangdut Lesti Kejora mencabut laporan terhadap suaminya, Rizky Billar, muncul seruan untuk memboikot keduanya dari layar televisi.

Editor: Ikbal Nurkarim
Instagram rizkybillar
Pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar. Viral video CCTV rekaman peristiwa di mana Rizky Billar diduga lempar bola biliar ke arah Lesti Kejora. Setelah penyanyi dangdut Lesti Kejora mencabut laporan terhadap suaminya, Rizky Billar, muncul seruan untuk memboikot keduanya dari layar televisi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut berita terkini Lesti dan Billar, respon tagar boikot Lesti Kejora dan Rizky Billar, KPI akhirnya buka suara.

Setelah penyanyi dangdut Lesti Kejora mencabut laporan terhadap suaminya, Rizky Billar, muncul seruan untuk memboikot keduanya dari layar televisi.

Tidak hanya ramai di media sosial dengan tagar "BoikotLeslar, tapi desakan itu juga membanjiri Instagram Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Menanggapi hal tersebut, komisioner KPI, Nuning Rodiyah buka suara.

Baca juga: Kecewa Lesti Kejora Cepat Cabut Laporan KDRT, Hotman Paris Ungkap Proses Perdamaian Rizky Billar

Baca juga: Kabar Leslar Terbaru, Beredar Isu Lesti Dipecat, Rizky Billar Minta Jadwal Waktu Wajib Lapor Diundur

"Ada 20.000 komentar yang masuk ke KPI, isinya dua hal," kata Nuning dikutip dari Kompas.com dari YouTube Intens Investigasi.

"Pertama adalah boikot Lesti Billar, yang satunya Lesti selalu dihati," sambungnya.

Sampai saat ini KPI sebagai pihak yang berdiri netral, masih mengkaji tuntutan tersebut.

Mereka akan bertindak adil pada semua acara tanpa melihat rating share sebuah program acara.

"Kami sebagai representasi publik akan berdiri netral," kata Nuning.

"Kita tidak akan berpihak pada salah satu pihak dalam menentukan kebijakan yang akan kita ambil," lanjutnya.

Nuning juga menegaskan bahwa KPI akan selalu menghimbau lembaga penyiaran untuk tidak memberikan ruang pada pelaku KDRT maupun pelaku kejahatan seksual.

"Kami sebagai regulator penyiaran akan tetap mengeluarkan kebijakan berdasar regulasi yang ada di P3SPS dan Undang Undang Penyiaran," ucapnya.

Baca juga: Dinas Pariwisata Data Produk Ciri Khas Kukar ke Seluruh Kecamatan

Oleh karena itu, Nuning berharap semua figur publik bisa selalu memberi pesan positif baik di depan maupun di belakang layar.

Ini karena masyarakat sekarang lebih kritis dan bisa memilih siapa figur yang layak untuk ditonton.

"Publik sekarang mulai kritis, publik akan bisa memilah dan memilih siapa public figure yang layak (muncul)," ujar Nuning.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved